Pilot United Airlines Puji Hamas: Perlawanan Pemberani atas Puluhan Tahun Pendudukan Israel
Kamis, 23 November 2023 - 10:37 WIB
loading...
Kota Ashkelon, Israel, kacau saat diserang roket Hamas pada 7 Oktober 2023. Seorang pilot United Airlines memuji serangan Hamas terhadap Israel. Foto/REUTERS
A
A
A
CHICAGO - Seorang pilot United Airlines, maskapai yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat (AS), menyatakan pujiannya terhadap Hamas di tengah perangnya dengan Israel di Gaza, Palestina.
Pilot tersebut bernama Ibrahim R. Mossallam. Pujiannya itu merujuk pada serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan ratusan lainnya disandera.
Di AS dan negara-negara Barat lainnya, Hamas dilabeli sebagai organisasi teroris. Maka memuji Hamas, seperti yang dilakukan Mosallam, mendapat respons negatif yang luar biasa.
Baca Juga: Eks Pejabat AS Fitnah Nabi Muhammad dan Sebut Bunuh 4.000 Anak Palestina Tak Cukup
Namun, pilot itu memiliki pandangan lain terhadap kelompok perlawanan Palestina tersebut.
“Ini adalah perlawanan dari orang-orang pemberani yang telah mengalami puluhan tahun pendudukan, penindasan, penghinaan, apartheid, dan pembunuhan langsung. Ini bukan serangan yang tidak beralasan, tapi respons terhadap serangan rezim Zionis beberapa tahun terakhir,” tulis Mossallam dalam sebuah posting di Facebook.
Pembelaan pilot tersebut pada penderitaan rakyat Palestina di Gaza juga disampaikan dalam postingan lain sebelumnya.
Pilot tersebut bernama Ibrahim R. Mossallam. Pujiannya itu merujuk pada serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan ratusan lainnya disandera.
Di AS dan negara-negara Barat lainnya, Hamas dilabeli sebagai organisasi teroris. Maka memuji Hamas, seperti yang dilakukan Mosallam, mendapat respons negatif yang luar biasa.
Baca Juga: Eks Pejabat AS Fitnah Nabi Muhammad dan Sebut Bunuh 4.000 Anak Palestina Tak Cukup
Namun, pilot itu memiliki pandangan lain terhadap kelompok perlawanan Palestina tersebut.
“Ini adalah perlawanan dari orang-orang pemberani yang telah mengalami puluhan tahun pendudukan, penindasan, penghinaan, apartheid, dan pembunuhan langsung. Ini bukan serangan yang tidak beralasan, tapi respons terhadap serangan rezim Zionis beberapa tahun terakhir,” tulis Mossallam dalam sebuah posting di Facebook.
Pembelaan pilot tersebut pada penderitaan rakyat Palestina di Gaza juga disampaikan dalam postingan lain sebelumnya.
Lihat Juga :