Pakar: Solusi Damai Biden untuk Gaza dan Ukraina adalah Resep Bencana
Selasa, 21 November 2023 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Erdogan: Turki akan Bangun Kembali Gaza Jika Gencatan Senjata Tercapai
Pemerintahan Biden tidak pernah menyembunyikan keinginannya untuk membuat Rusia menderita, sesuatu yang diungkapkan dengan lantang oleh Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin setelah Washington dan sekutu Baratnya menggagalkan perundingan perdamaian Rusia-Ukraina yang dilakukan di Istanbul pada Maret 2022, hanya sebulan setelah dimulainya konflik tersebut, dengan mediasi Turki.
“Biden sebagian besar dipandu oleh mentalitas Perang Dingin: dia memiliki urusan yang belum selesai dengan Uni Soviet dan selalu ingin menyelesaikan Rusia setelah Uni Soviet runtuh,” menurut Siracusa.
“Selain itu, (Biden) adalah tawanan dari kebijakan luar negeri dan elit politik di Washington dan dalam hidup saya, membuat kita terlibat di Vietnam, membuat kita terlibat di Afghanistan, membuat kita terlibat di Irak, membuat kita terlibat di Iran dan sisanya. Mereka adalah orang-orang yang selalu membuat rakyat Amerika ketakutan. Dan tentu saja, mereka semua terikat pada kompleks industri militer,” ungkap ilmuwan politik itu menggarisbawahi.
Demikian pula, ketika menyangkut konflik Palestina-Israel yang sedang berlangsung, penolakan Biden bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, untuk memaksakan gencatan senjata di Jalur Gaza sama sekali tidak berkontribusi pada perdamaian, apalagi solusi dua negara, menurut pakar tersebut.
Perang Gaza telah merenggut nyawa lebih dari 13.000 orang, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Pemerintahan Biden tidak pernah menyembunyikan keinginannya untuk membuat Rusia menderita, sesuatu yang diungkapkan dengan lantang oleh Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin setelah Washington dan sekutu Baratnya menggagalkan perundingan perdamaian Rusia-Ukraina yang dilakukan di Istanbul pada Maret 2022, hanya sebulan setelah dimulainya konflik tersebut, dengan mediasi Turki.
“Biden sebagian besar dipandu oleh mentalitas Perang Dingin: dia memiliki urusan yang belum selesai dengan Uni Soviet dan selalu ingin menyelesaikan Rusia setelah Uni Soviet runtuh,” menurut Siracusa.
“Selain itu, (Biden) adalah tawanan dari kebijakan luar negeri dan elit politik di Washington dan dalam hidup saya, membuat kita terlibat di Vietnam, membuat kita terlibat di Afghanistan, membuat kita terlibat di Irak, membuat kita terlibat di Iran dan sisanya. Mereka adalah orang-orang yang selalu membuat rakyat Amerika ketakutan. Dan tentu saja, mereka semua terikat pada kompleks industri militer,” ungkap ilmuwan politik itu menggarisbawahi.
Demikian pula, ketika menyangkut konflik Palestina-Israel yang sedang berlangsung, penolakan Biden bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, untuk memaksakan gencatan senjata di Jalur Gaza sama sekali tidak berkontribusi pada perdamaian, apalagi solusi dua negara, menurut pakar tersebut.
Perang Gaza telah merenggut nyawa lebih dari 13.000 orang, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Lihat Juga :