3 Krisis yang Melanda Gaza, dari Kolera hingga Air Bersih

Minggu, 19 November 2023 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Pejabat kemanusiaan menyerukan lebih banyak bantuan untuk memasuki Gaza. Program Pangan Dunia (WFP) pada hari Kamis memperingatkan bahwa pasokan makanan dan air hampir tidak ada di Gaza dan bahwa warga sipil menghadapi kemungkinan dehidrasi dan kelaparan.

Beberapa warga terpaksa menggali sumur untuk mengambil air, meskipun sumur tersebut terkontaminasi oleh limbah dan sampah padat yang menumpuk tanpa diolah di jalanan. Asaad mengatakan keluarganya lebih memilih mengantri berjam-jam untuk mengisi botol di tempat pengisian bahan bakar, namun mereka tidak mempunyai ilusi bahwa air di sana akan lebih aman untuk diminum.

Umi al-Abadla, wakil direktur jenderal perawatan primer di kementerian kesehatan Gaza, mengatakan air yang mencapai stasiun pengisian bahan bakar dulunya diolah sebelum dipompa, namun hal ini tidak lagi memungkinkan karena kekurangan bahan bakar.

Akibat pemadaman listrik, air terdistribusi dari sumur sembarangan yang airnya terkontaminasi, ujarnya. “Hal ini telah menyebabkan diare pada anak-anak, melebihi rata-rata tahunan.”

Ia menambahkan bahwa kurangnya kebersihan pribadi akibat pengungsian massal menyebabkan penyebaran penyakit kulit serta penyakit virus termasuk cacar air, dan meningkatkan ancaman epidemi penyakit termasuk kolera.

Putus asa untuk menghilangkan dahaga, beberapa orang di Gaza terpaksa meminum air laut.

Namun, karena sistem pembuangan limbah dan instalasi pengolahan air limbah tidak beroperasi karena kekurangan bahan bakar, lebih dari 130.000 meter kubik air limbah dibuang ke Laut Mediterania setiap hari.

Salwa Islam, 45, mengatakan dia dan keluarganya pergi ke laut untuk mandi dan terkadang minum dari laut. “Saya terpaksa minum air laut dan orang-orang di sini juga melakukan hal yang sama,” katanya kepada Al Jazeera.

“Di manakah hak kami atas air? Perang apa yang menghalangi semua warga negara untuk makan, minum, dan semua kebutuhan hidup lainnya?” dia berkata.

“Apakah ini hukuman bagi anak-anak yang setiap hari bertanya kapan perang akan berakhir? Mereka berdiri di jalan dan meminta botol air untuk diminum. Tapi tidak ada air minum di Gaza”.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved