3 Krisis yang Melanda Gaza, dari Kolera hingga Air Bersih

Minggu, 19 November 2023 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Badan-badan PBB telah memperingatkan bahwa runtuhnya layanan air dan sanitasi bahkan dapat memicu serangan kolera jika bantuan kemanusiaan yang mendesak tidak diberikan. Jika tidak ada perubahan, “akan semakin banyak orang yang jatuh sakit dan risiko wabah besar akan meningkat secara dramatis,” kata Brennan.

2. Bahan Bakar Minyak

3 Krisis yang Melanda Gaza, dari Kolera hingga Air Bersih

Foto/Reuters

Infrastruktur air dan sanitasi penting di Gaza telah hancur akibat pemboman Israel atau kehabisan bahan bakar. Di wilayah selatan Deir el-Balah, Khan Younis dan Rafah, seluruh 76 sumur air telah berhenti berfungsi, serta dua pabrik air minum utama dan 15 stasiun pompa limbah.

WHO memperkirakan rata-rata penduduk Gaza saat ini hanya mengonsumsi 3 liter air per hari untuk minum dan sanitasi. Bandingkan dengan jumlah minimum 7,5 liter yang direkomendasikan badan tersebut dalam situasi darurat.

Penghentian layanan-layanan utama termasuk pabrik desalinasi air, pengolahan limbah dan rumah sakit telah menyebabkan peningkatan diare sebesar 40 persen pada orang-orang yang berlindung di sekolah-sekolah UNRWA, kata badan tersebut. Diperkirakan sekitar 70 persen dari 2,3 juta penduduk Gaza – lebih dari separuhnya adalah anak-anak – tidak lagi memiliki akses terhadap air bersih.

Pada hari Rabu, pemerintah Israel mengizinkan lebih dari 23.000 liter (6.000 galon) bahan bakar dibawa ke Jalur Gaza melalui Mesir. Namun mereka membatasi penggunaan bahan bakar ini hanya untuk truk yang mengangkut sedikit bantuan yang masuk. UNRWA mengatakan mereka membutuhkan 160.000 liter (42.000 galon) bahan bakar sehari untuk operasi dasar kemanusiaan.

“Bahan bakar ini tidak dapat digunakan untuk respons kemanusiaan secara keseluruhan, termasuk untuk fasilitas medis dan air atau pekerjaan UNRWA,” kata Komisaris Jenderal badan tersebut Philippe Lazzarini pada konferensi pers. “Sungguh mengerikan bahwa bahan bakar terus habis digunakan sebagai senjata perang. Hal ini sangat melumpuhkan pekerjaan kami dan penyaluran bantuan kepada komunitas Palestina di Gaza.”

Kementerian Kesehatan di Gaza telah memperingatkan bahwa kekurangan air bersih yang disebabkan oleh kekurangan bahan bakar telah membahayakan nyawa 1.100 pasien penderita gagal ginjal, termasuk 38 anak-anak.

Di antara mereka adalah saudara laki-laki Samer Abdeen yang berusia 22 tahun, Muhammad, yang menderita kolik ginjal akut karena kualitas air yang buruk. “Saat dia sangat kesakitan, dia berteriak,” Abdeen, 40, mengatakan kepada Al Jazeera saat dia mencari air kemasan di jalan-jalan Khan Younis untuk dibeli.

Meskipun air kemasan sekarang mahal dan sangat sulit ditemukan, dia menolak untuk berhenti mencari.

“Saya tidak ingin kehilangan dia dalam perang yang tidak adil ini,” katanya.

3. Krisis Air Bersih

3 Krisis yang Melanda Gaza, dari Kolera hingga Air Bersih

Foto/Reuters

Samir Asaad, enam puluh tahun, dari kamp Deir el-Balah, menderita tekanan darah tinggi, yang diperburuk dengan meminum air asin. “Saya memanaskan air di atas api untuk diminum agar tidak terasa asinnya,” katanya.

“Mereka membunuh kami karena kehausan atau memaksa kami minum air apa pun sehingga kami tetap mati,” katanya, mengacu pada pengepungan Israel di Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Berita Terkini
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved