Dianggap Terlibat Genosida Israel di Jalur Gaza, Biden Digugat Warga AS

Selasa, 14 November 2023 - 19:11 WIB
loading...
Dianggap Terlibat Genosida...
Presiden AS Joe Biden an dua anggota kabinetnya dituntut karena gagal mencegah dan membantu serta bersekongkol dalam genosida di Jalur Gaza. Foto/Al Jazeera
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) dan dua anggota kabinetnya dituntut karena gagal mencegah dan membantu serta bersekongkol dalam genosida di Jalur Gaza .

Pengaduan federal (PDF) telah diajukan terhadap Presiden Joe Biden, Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Llyod Austin pada Senin waktu setempat. Mereka dituduh gagal mencegah dan terlibat dalam genosida yang sedang berlangsung oleh pemerintah Israel di Jalur Gaza.

Kelompok kebebasan sipil di New York, Center for Constitutional Rights (CCR), mengajukan gugatan atas nama organisasi hak asasi manusia Palestina, warga Palestina di Gaza dan warga AS yang memiliki kerabat di daerah kantong terkepung yang telah menghadapi pemboman tanpa henti selama lebih dari sebulan oleh Israel, yang menerima dana dan senjata dari pemerintah AS.

Lebih dari 11.200 warga Palestina telah terbunuh di Gaza sejak Israel melancarkan serangan pada 7 Oktober. Serangan ini menyusul serangan Hamas di Israel, yang menewaskan sekitar 1.200 orang.

“Banyak pemimpin pemerintah Israel telah menyatakan niat genosida dengan jelas dan menerapkan karakterisasi yang tidak manusiawi terhadap warga Palestina, termasuk ‘manusia hewan’,” tulis CCR dalam pengantar tuntutannya seperti dikutip dari Al Jazeera, Selasa (14/11/2023).

Dikatakan bahwa "pernyataan niat" tersebut, jika digabungkan dengan "pembunuhan massal" terhadap warga Palestina, mengungkapkan bukti kejahatan genosida yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Pertempuran Pecah di RS Al-Quds Gaza, Israel Klaim Habisi 21 Militan Hamas

Banyak pakar hukum, kelompok hak asasi manusia, dan aktivis kemanusiaan juga menyebut tindakan Israel di Gaza sebagai genosida.

“Segera setelah peluncuran kampanye pengeboman Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya di Gaza, Presiden Biden menawarkan dukungan yang 'tak tergoyahkan' kepada Israel, yang secara konsisten diulangi olehnya dan para pejabat pemerintah dan didukung dengan dukungan militer, dukungan finansial dan politik, bahkan ketika korban sipil massal meningkat seiring dengan retorika genosida Israel,” kata CCR.

Gugatan tersebut mencatat bahwa AS adalah sekutu terdekat dan pendukung terkuat Israel, serta penyedia bantuan militer terbesar – dan Israel menjadi penerima kumulatif terbesar bantuan luar negeri AS sejak Perang Dunia II.

Oleh karena itu, katanya, AS dapat memberikan efek jera terhadap pejabat Israel yang kini melakukan tindakan genosida terhadap rakyat Palestina.

Sebaliknya, kelompok tersebut mengatakan, Biden, Blinken, dan Austin telah membantu memajukan kejahatan yang paling parah dengan terus memberikan dukungan militer dan diplomatik tanpa syarat kepada Israel sambil melemahkan upaya komunitas internasional untuk menghentikan pemboman Israel.

Berbicara kepada Al Jazeera, Astha Sharma Pokharel, seorang pengacara di CCR, mengatakan: “Mereka memiliki tanggung jawab yang signifikan berdasarkan hukum kebiasaan internasional, berdasarkan hukum federal, untuk mencegah genosida ini, untuk berhenti mendukung genosida ini."

Baca Juga: Netanyahu Tolak Otoritas Palestina Berkuasa di Jalur Gaza

"Di setiap langkah, di setiap kesempatan, mereka gagal. Mereka terus memberikan perlindungan kepada Israel; mereka terus memberikan dukungan material kepada Israel; dan saat ini, mereka berniat mengirim lebih banyak uang dan lebih banyak senjata ke Israel,” imbuhnya.

Laila al-Haddad, seorang warga negara AS dan salah satu penggugat dalam kasus tersebut, telah kehilangan lima kerabatnya di Gaza sejak Israel melancarkan serangannya.

“Saya membayar Israel untuk membunuh sepupu dan bibi saya, tidak ada jalan lain,” katanya kepada Al Jazeera.

“Uang pajak sayalah yang melakukan hal itu, yang mengirimkan bom-bom itu ke Israel untuk membunuh keluarga saya. Jadi saya merasa saya dan semua pembayar pajak Amerika lainnya memiliki tanggung jawab yang sangat unik untuk meminta pertanggungjawaban pemerintah dan pejabat terpilih kita,” tuturnya.

Gugatan tersebut juga menyerukan diakhirinya dukungan militer tahunan sebesar USD3,8 miliar yang dikirimkan AS ke Israel.

Gedung Putih belum menanggapi permintaan komentar Al Jazeera mengenai kasus ini.

Baca Juga: Picu Kemarahan, Macron Tarik Pernyataan Israel Membunuh Bayi

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Berita Terkini
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved