Terungkap, Kapal Perang AS Nyaris Tembakkan Rudal Tomahawk ke Korut

Sabtu, 21 Oktober 2017 - 01:48 WIB
Terungkap, Kapal Perang...
Terungkap, Kapal Perang AS Nyaris Tembakkan Rudal Tomahawk ke Korut
A A A
WASHINGTON - Sebuah laporan mengungkap bahwa kapal perang Amerika Serikat (AS) nyaris menembakkan rudal jelajah Tomahawk ke Korea Utara (Korut) pada bulan September lalu. Kapal itu diberi perintah untuk mempersiapkan serangan rudal saat patroli di Laut Jepang, kawasan semenanjung Korea.

Perintah yang dalam militer dikenal dengan istilah “WARNO” itu dikeluarkan setelah Korut menguji tembak sebuah peluru kendali (rudal) pada bulan September. Perintah rahasia ini diungkap media Washington, Foreign Policy (FP) yang mengutip sumber mantan pejabat Pentagon yang mengetahui rahasia itu.

”Ini tidak pernah terjadi untuk melakukan itu,” kata mantan pejabat senior Pentagon yang berbicara dengan syarat anonim.

”Tapi, saya akan mengatakan ini adalah indikator yang cukup signifikan bahwa kemungkinan penggunaan Tomahawk meningkat,” ujarnya.

Sekadar diketahui, kapal induk AS saat ini melakukan patroli perairan di semenanjung Korea untuk memperingatkan Pyongyang terhadap tindakan militer.

”Jika Korea Utara meluncurkan rudal di Guam, Jepang, atau Korea Selatan, Anda pasti ingin Tomahawk Anda siap dalam skenario yang bergerak cepat seperti itu jika presiden atau menteri pertahanan membuat keputusan untuk merespons dengan serangan ofensif,” lanjut sumber tersebut.

Jika peringatan berbahaya tersebut dikeluarkan, ini menunjukkan seberapa dekat potensi konflik kedua negara akan terjadi. “WARNO” pada dasarnya adalah alarm yang berisi peringatan genting bagi militer AS untuk melakukan tindakan instan.

”Fakta bahwa serangan Tomahawk ke Korea Utara terasa tidak menyenangkan, tapi dugaan saya ini lebih tentang memiliki respons serangan yang cepat seiring 'Rocket Man' membuat keputusan yang tidak masuk akal dan provokasi yang terbuka,” kata mantan komandan angkatan laut Nevada Ted Johnson. "Rocket Man" adalah julukan untuk pemimpin Korut Kim Jong-un yang pernah dilontarkan Presiden Donald Trump.

Bocoran rahasia militer AS itu muncul ketika Direktur CIA Mike Pompeo memperingatkan bahwa AS harus menganggap rezim Kim Jong-un ”berada di puncak” yang mampu memerintahkan serangan rudal berhulu ledak nuklir ke daratan AS.

Pompeo mengatakan bahwa Presiden Donald Trump bertekad untuk mencegah Korea Utara melakukan terobosan teknologi militer. Terobosan dari Trump itu kemungkinan muncul sebulan lagi.

”Mereka cukup dekat sekarang dalam kemampuan mereka bahwa dari perspektif kebijakan AS kita harus bersikap seolah-olah kita berada di titik di mana mereka (Korut) mencapai tujuan itu,” ujarnya mengacu pada kemampuan Pyongyang meluncurkan serangan nuklir.
(mas)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
1 jam yang lalu
Perang Iran Dorong Saudi...
Perang Iran Dorong Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir, Tapi Kenapa Diganjal Trump?
2 jam yang lalu
10 Tambang Batu Bara...
10 Tambang Batu Bara Terbesar di Dunia, Indonesia Menyumbang 4 Lokasi
2 jam yang lalu
Asap Kebakaran Hutan...
Asap Kebakaran Hutan Kanada Serbu New York, Trump Ancam Beri Tarif Baru
3 jam yang lalu
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
6 jam yang lalu
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
7 jam yang lalu
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved