Ledakan Beirut Munculkan Kekhawatiran atas Penumpukan Amonium Nitrat di Australia

Kamis, 06 Agustus 2020 - 18:30 WIB
loading...
Ledakan Beirut Munculkan...
Ledakan mematikan di Ibu Kota Lebanon, Beirut, memunculkan kembali kekhawatiran di Australia atas tumpukan besar bahan kimia yang sama di dekat daerah berpenduduk. Foto/REUTERS
A A A
SYDNEY - Ledakan mematikan di Ibu Kota Lebanon , Beirut, memunculkan kembali kekhawatiran di Australia atas tumpukan besar bahan kimia yang sama di dekat daerah berpenduduk. Ledakan Beirut dilaporkan disebabkan oleh 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan di gudang pelabuhan tanpa penanganan keamanan.

Perusahaan bahan peledak komersial Orica secara konsisten menyimpan antara 6.000 hingga 12.000 ton amonium nitrat, serta memproduksi sekitar 430.000 ton bahan kimia setiap tahun di Pulau Kooragang di Pelabuhan Newcastle, sekitar tiga kilometer dari pusat kota Sydney.

( Baca juga: Pengamat Minta RI Tiru Australia Paksa Facebook dan Google Bayar Konten Berita )

"Ini benar-benar tempat yang tidak tepat untuk memproduksi dan menyimpan bahan berbahaya, dan itu adalah sesuatu yang telah kami keluhkan selama bertahun-tahun," kata insinyur kimia dan juru kampanye komunitas di Sydney, Keith Craig.

"Banyak orang akan terbunuh dan terluka jika kita mengalami kecelakaan di Orica," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Xinhua pada Kamis (6/8/2020).

Craig mengakui bahwa karena pengawasan ketat dan undang-undang kepatuhan Australia, risiko terjadinya insiden rendah. Tetapi, dia memperingatkan agar tidak mengambil risiko apa pun.

Australia telah menyaksikan dua insiden tragis terkait pengangkutan amonium nitrat, termasuk ledakan truk pada tahun 1972 yang menewaskan tiga orang. ( Baca juga: Ratusan Orang Hilang Usai Ledakan Beirut, Pencarian Online Digencarkan )

Pada tahun 2014, sebuah truk yang membawa 50 ton amonium nitrat terlibat dalam kecelakaan dan meledak. Insiden itu melukai delapan orang dan menghancurkan sebuah jembatan, dengan perusahaan pertambangan yang terlibat masih menghadapi tindakan hukum atas insiden tersebut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved