AS Akui Kehebatan Satelit Militer China dengan Teknologi AI

Kamis, 09 November 2023 - 10:15 WIB
loading...
AS Akui Kehebatan Satelit...
Satelit China menggunakan teknologi AI. Foto/Chinese Academy of Sciences/Institute of High Energy Physics
A A A
WASHINGTON - Pengembangan Kecerdasan Buatan (AI) yang dilakukan China untuk menjalankan platform luar angkasa dan satelit akan menjadi "pengubah permainan nyata" dalam hal pengoperasian kemampuan militer di luar angkasa.

Pengakuan terhadap kehebatan teknologi China itu diungkapkan Kepala Teknologi dan Inovasi Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat (AS) Lisa Costas.

“Ini akan menjadi terobosan nyata dalam penerapan kecerdasan buatan di ruang operasional,” papar Costas dalam podcast pada Rabu (8/11/2023).

China telah menghabiskan USD14,7 miliar untuk AI tahun ini dan angka tersebut diproyeksikan meningkat hampir dua kali lipat menjadi USD26 miliar pada tahun 2026, menurut Costas.

“Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) berpendapat perlunya AI untuk mendukung dan melindungi aset luar angkasa China…Pada bulan April mereka mengizinkan AI untuk mengambil alih salah satu kamera di satelit…Mereka mengamati wilayah antara Jepang dan China di mana terdapat kapal induk (AS) dan antara India dan China di mana telah terjadi pertempuran kecil di perbatasan,” papar Costas.

China dalam beberapa tahun terakhir telah menempatkan lebih dari 700 satelit ke luar angkasa, hingga bulan April tahun ini.

“Dari semua satelit itu, lebih dari 160 di antaranya merupakan satelit intelijen, pengintaian dan pengawasan,” pungkas Costas.

Baca juga: Universitas Birzeit di Tepi Barat Diserang Pasukan Israel, Warga Palestina Ditembaki
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Berita Terkini
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved