Kapten Unit Sniper Israel, Keponakan Netanyahu Dilaporkan Tewas Dibunuh Hamas
Selasa, 07 November 2023 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
Pengepungan Israel di Gaza, ditambah dengan kampanye pengeboman yang tiada henti, telah mengakibatkan penderitaan yang sangat besar bagi manusia dan dokter kekurangan pasokan medis bahkan yang paling dasar sekalipun.
Lebih dari 10.000 orang telah terbunuh dalam 31 hari serangan Israel yang tiada henti di Jalur Gaza, menurut pejabat kesehatan Palestina. Aksi barbar Israel itu terus berlanjut tanpa ada tanda-tanda gencatan senjata di wilayah kantong yang terkepung tersebut.
Ketika Timur Tengah sekali lagi berubah menjadi pertumpahan darah, batas waktu telah ditetapkan bagi hampir 2 setengah juta warga Palestina untuk meninggalkan Gaza yang diblokade.
Baca Juga: 'Saya Ditarik dari Puing-puing, Tak Akan Ada Lagi yang Tersisa dari Gaza'
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kembali mendesak warga sipil Jalur Gaza untuk mengungsi. Terbaru, tentara Zionis itu memberi waktu selama empat jam bagi warga sipil untuk meninggalkan daerah kantong yang tengah di gempur habis-habisan itu.
Lebih dari 10.000 orang telah terbunuh dalam 31 hari serangan Israel yang tiada henti di Jalur Gaza, menurut pejabat kesehatan Palestina. Aksi barbar Israel itu terus berlanjut tanpa ada tanda-tanda gencatan senjata di wilayah kantong yang terkepung tersebut.
Ketika Timur Tengah sekali lagi berubah menjadi pertumpahan darah, batas waktu telah ditetapkan bagi hampir 2 setengah juta warga Palestina untuk meninggalkan Gaza yang diblokade.
Baca Juga: 'Saya Ditarik dari Puing-puing, Tak Akan Ada Lagi yang Tersisa dari Gaza'
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) kembali mendesak warga sipil Jalur Gaza untuk mengungsi. Terbaru, tentara Zionis itu memberi waktu selama empat jam bagi warga sipil untuk meninggalkan daerah kantong yang tengah di gempur habis-habisan itu.
Lihat Juga :