Demonstran Blokir Kapal Militer AS, Diduga Bawa Senjata untuk Israel

Selasa, 07 November 2023 - 16:49 WIB
loading...
A A A
Para pengunjuk rasa menggunakan sepeda dan mobil, dengan lampu hazard berkedip, untuk memblokir lalu lintas di sekitar pelabuhan. Tujuh prajurit Pribumi yang menggunakan sampan upacara juga mengitari perairan terdekat untuk memblokir kapal.

Hage mengatakan protes terhadap kapal Cape Orlando dan dugaan muatannya mengirimkan pesan yang kuat kepada Presiden Joe Biden, yang saat ini berkampanye untuk terpilih kembali pada tahun 2024.

“Kami melihat beberapa protes anti-perang terbesar sejak masa pemerintahan Bush (George W) Bush terjadi saat ini, dan ini terjadi menjelang pemilu yang sangat kompetitif,” kata Hage, mengacu pada kepresidenan yang mengawasi perang di Afghanistan dan Irak.

Patricia Gonzalez dari Dewan Pejuang Air Suku Puyallup mengatakan dia termotivasi untuk turun ke laut karena dia berhubungan dengan sejarah Palestina dengan kekerasan dan pengungsian.

Nenek moyangnya, jelasnya, terpaksa bersekolah di pesantren Pribumi, lembaga yang dirancang untuk memadamkan budaya asli. Pemerintah Kanada dan bahkan Paus Fransiskus menyebut sekolah tersebut sebagai instrumen “genosida budaya”.

Gonzalez mengatakan komunitasnya masih bergulat dengan trauma antargenerasi dalam sejarah tersebut.

“Jika menyangkut genosida, kami sangat memahaminya,” katanya.

“Ini sangat menyentuh hati kami,” kata Gonzalez. “Nenek moyang kami pernah mengalami hal itu, dan kami terkena dampaknya setiap hari. Dan kami tidak akan pernah mengharapkan hal itu terjadi pada negara lain,” tuturnya.

Baca Juga: Nasib Warga Palestina di Hebron: Hidup Bak di Penjara, Jadi Bulan-bulanan Kekerasan Israel

Abby Brook, seorang Yahudi dan anti-Zionis, membantu mengatur unjuk rasa pada hari Senin. Kunjungannya ke Israel dan wilayah pendudukan di Tepi Barat dan Dataran Tinggi Golan menginspirasi aktivismenya.

“Ketika saya berusia 18 tahun, saya pergi ke Palestina, dan saya melihat realitas pendudukan dan kolonialisme pemukim di lapangan. Saya melihat pos-pos pemeriksaan, saya melihat dan berbicara dengan orang-orang tentang pengalaman mereka menjadi pengungsi saat Nakba,” katanya, menggunakan istilah untuk pengungsian massal warga Palestina pada tahun 1948.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved