Menlu Retno Marsudi Jadi Pembicara pada Konferensi Perempuan dalam Islam di Arab Saudi

Selasa, 07 November 2023 - 15:11 WIB
loading...
Menlu Retno Marsudi...
Menlu Retno Marsudi menjadi pembicara di Konferensi Perempuan dalam Islam di Jeddah, Arab Saudi. Foto/Sindonews
A A A
JEDDAH - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Retno Marsudi menjadi pembicara utama dalam Konferensi Perempuan dalam Islam di Jeddah pada Selasa (7/11/2023). Itu menjadi pembuktian bahwa Menlu Retno merupakan salah satu menlu perempuan yang mendapatkan pengakuan di negara-negara Islam.

Retno Marsudi menyampaikan pemikirannya dalam sesi diskusi dengan tema "Status dan Hak Perempuan dalam Islam." Dalam agenda konferensi yang diterima SINDOnews di Jeddah, Arab Saudi, menyebutkan bahwa Retno Marsudi mengangkat topik "kenapa kita perlu mendiskusikan hak-hak perempuan Muslim saat ini?".

Topik tersebut sangat revelan dengan kondisi perempuan Muslim saat ini yang masih masih dinomorduakan dan dianaktirikan. Dengan mengangkat isu hak perempuan, maka akan membangun kesadaran masyarakat global dan upaya untuk memberikan perhatian lebih mengenai hal tersebut.

Penyampaikan pemikiran Retno Marsudi itu akan disandingkan dengan diskusi menarik dari Sami Bin Muhammad Al-Suqair, anggota ilmuwan Arab Saudi; Zulaikha Kamareddin, mantan Direktur Universitas Islam Malaysia, dan Nahla Saeedi dari konsultan Sheikh Al Azhar Mesir. Diskusi tersebut akan dipandu oleh Abdulwahab Shehri, penasihat Sekjen Liga Muslim untuk Komunikasi Instituisional.

Baca Juga: Menlu Retno Minta Israel Patuhi Hukum Humaniter Internasional

Sementara itu, Arab Saudi menjadi tuan rumah “Konferensi Internasional tentang Perempuan dalam Islam: Status dan Pemberdayaan” pada hari Senin (6/11/2023) hingga Rabu (8/11/2023) di Jeddah, Arab Saudi.

Konferensi tiga hari yang diselenggarakan oleh Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) ini bertujuan untuk menjelaskan keberhasilan perempuan Muslim.

Hal ini juga bertujuan untuk menyoroti peran dan kontribusi mereka terhadap pembangunan, dan melawan propaganda negatif yang menggambarkan agama Islam sebagai hambatan bagi perempuan untuk mendapatkan hak-hak mereka.

Konferensi ini diharapkan menghasilkan rencana rinci mengenai reformasi hukum dan politik, untuk mempromosikan keadilan dan pemberdayaan perempuan dalam masyarakat Muslim, dan mengadopsi kerangka kerja yang komprehensif.

Lima sesi kerja akan diadakan selama konferensi tersebut, dengan para menteri, pejabat, cendekiawan dan pemikir menggali status perempuan dan hak-hak mereka dalam Islam, mengkaji cara-cara untuk memberdayakan perempuan Muslim dalam pendidikan dan pekerjaan, dan mendiskusikan isu-isu terkait perempuan dalam masyarakat kontemporer. .

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal Bin Farhan Bin Abdullah, dalam pidatonya pada pembukaan sesi ke-49 Dewan Menteri Luar Negeri OKI (CFM) yang diadakan pada bulan Maret di Mauritania, menawarkan untuk menjadi tuan rumah “Konferensi Internasional tentang Perempuan dalam Islam: Status dan Pemberdayaan” karena keinginan Kerajaan untuk meningkatkan status perempuan dan memberdayakan mereka di semua bidang pembangunan, serta perannya yang berkelanjutan dalam mendukung tujuan OKI.

Menjadi tuan rumah konferensi ini merupakan bagian dari upaya Kementerian untuk menegakkan hak-hak perempuan Muslim dan meningkatkan peran mereka dalam pembangunan di negara-negara anggota OKI.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved