Militer Israel Klaim Belah Gaza Jadi Dua, Komunikasi Padam Total
Senin, 06 November 2023 - 08:10 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya pada hari Minggu, pesawat tempur Israel menyerang dua kamp pengungsi di Gaza tengah, menewaskan sedikitnya 53 orang dan melukai puluhan lainnya. Angka itu disampaikan para pejabat kesehatan setempat.
Israel mengatakan pihaknya akan terus melanjutkan serangannya terhadap Hamas, meskipun Amerika Serikat (AS) meminta jeda singkat untuk memberikan bantuan kepada warga sipil Gaza yang putus asa.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan lebih dari 9.700 warga Palestina telah tewas di wilayah tersebut dalam hampir satu bulan perang, lebih dari 4.000 di antaranya adalah anak-anak. Jumlah korban kemungkinan akan meningkat ketika pasukan Israel bergerak maju ke lingkungan perkotaan yang padat.
Serangan udara menghantam kamp pengungsi Maghazi semalam, menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai 34 lainnya, kata Kementerian Kesehatan Gaza.
Kamp tersebut berada di zona di mana militer Israel mendesak warga sipil Palestina di Gaza untuk mencari perlindungan.
Serangan udara lainnya menghantam sebuah rumah dekat sekolah di kamp pengungsi Bureji di Gaza tengah. Staf di Rumah Sakit Al-Aqsa mengatakan sedikitnya 13 orang tewas. Kamp itu juga diserang pada hari Kamis.
Meskipun ada seruan dan demonstrasi di luar negeri, Israel terus melakukan pengeboman di Gaza. Kritikus mengatakan serangan Israel seringkali tidak proporsional, mengingat banyaknya warga sipil yang tewas.
Israel mengatakan pihaknya akan terus melanjutkan serangannya terhadap Hamas, meskipun Amerika Serikat (AS) meminta jeda singkat untuk memberikan bantuan kepada warga sipil Gaza yang putus asa.
Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan lebih dari 9.700 warga Palestina telah tewas di wilayah tersebut dalam hampir satu bulan perang, lebih dari 4.000 di antaranya adalah anak-anak. Jumlah korban kemungkinan akan meningkat ketika pasukan Israel bergerak maju ke lingkungan perkotaan yang padat.
Serangan udara menghantam kamp pengungsi Maghazi semalam, menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai 34 lainnya, kata Kementerian Kesehatan Gaza.
Kamp tersebut berada di zona di mana militer Israel mendesak warga sipil Palestina di Gaza untuk mencari perlindungan.
Serangan udara lainnya menghantam sebuah rumah dekat sekolah di kamp pengungsi Bureji di Gaza tengah. Staf di Rumah Sakit Al-Aqsa mengatakan sedikitnya 13 orang tewas. Kamp itu juga diserang pada hari Kamis.
Meskipun ada seruan dan demonstrasi di luar negeri, Israel terus melakukan pengeboman di Gaza. Kritikus mengatakan serangan Israel seringkali tidak proporsional, mengingat banyaknya warga sipil yang tewas.
Lihat Juga :