Tak Merasa Berdosa, Israel Akui Mengebom Ambulans di Jalur Gaza
Minggu, 05 November 2023 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan ambulans mereka menjadi sasaran serangan tersebut dan menyatakan bahwa rekan-rekan mereka diselamatkan oleh keajaiban.
"Tepat pukul 16.30, pasukan pendudukan Israel melancarkan serangan udara di Jalan Rashid di bagian barat Gaza," bunyi postingan Bulan Sabit Merah Palesyina di X, dulu Twitter.
Pembuat film Palestina Wizard Bisan, yang berada di rumah sakit untuk mendokumentasikan situasi yang berkembang, mengatakan: “Hari ini enam kendaraan, sebagai satu kelompok, membawa korban luka yang membutuhkan pasokan medis yang parah, perawatan medis yang parah ke Mesir."
“Dan sekarang Tentara Israel mencegah mereka (pergi) dengan mengebom di depan salah satu ambulans.”
Ketua Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan dia sangat terkejut dan mengutuk serangan tersebut. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan bahwa serangan tersebut mengakibatkan kematian, cedera dan kerusakan.
"Kami tegaskan kembali: pasien, petugas kesehatan, fasilitas, dan ambulans harus dilindungi setiap saat. Selalu. Gencatan senjata SEKARANG," serunya.
Baca Juga: Israel Makin Gila-gilaan Gempur Gaza: Sekolah, Rumah Sakit, dan Masjid Dibom
Sebelumnya, juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf Al-Qudra mengatakan rumah sakit akan mengirim warga Palestina yang terluka parah dari utara ke selatan untuk mendapat perawatan darurat di Mesir.
"Tepat pukul 16.30, pasukan pendudukan Israel melancarkan serangan udara di Jalan Rashid di bagian barat Gaza," bunyi postingan Bulan Sabit Merah Palesyina di X, dulu Twitter.
Pembuat film Palestina Wizard Bisan, yang berada di rumah sakit untuk mendokumentasikan situasi yang berkembang, mengatakan: “Hari ini enam kendaraan, sebagai satu kelompok, membawa korban luka yang membutuhkan pasokan medis yang parah, perawatan medis yang parah ke Mesir."
“Dan sekarang Tentara Israel mencegah mereka (pergi) dengan mengebom di depan salah satu ambulans.”
Ketua Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan dia sangat terkejut dan mengutuk serangan tersebut. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyatakan bahwa serangan tersebut mengakibatkan kematian, cedera dan kerusakan.
"Kami tegaskan kembali: pasien, petugas kesehatan, fasilitas, dan ambulans harus dilindungi setiap saat. Selalu. Gencatan senjata SEKARANG," serunya.
Baca Juga: Israel Makin Gila-gilaan Gempur Gaza: Sekolah, Rumah Sakit, dan Masjid Dibom
Sebelumnya, juru bicara Kementerian Kesehatan Ashraf Al-Qudra mengatakan rumah sakit akan mengirim warga Palestina yang terluka parah dari utara ke selatan untuk mendapat perawatan darurat di Mesir.
Lihat Juga :