Israel Makin Gila-gilaan Gempur Gaza: Sekolah, Rumah Sakit, dan Masjid Dibom
Sabtu, 04 November 2023 - 22:16 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Kesehatan setempat mengatakan sekitar 2.200 orang, termasuk 1.250 anak-anak, saat ini terkubur di bawah reruntuhan bangunan yang hancur di Gaza.
Pasukan Israel juga menyerang generator listrik dan panel surya di Rumah Sakit al-Wafa di Kota Gaza.
Seorang koresponden kantor berita Anadolu melaporkan bahwa pengeboman tersebut mengakibatkan kebakaran besar di halaman rumah sakit, yang akhirnya dapat dikendalikan oleh tim pertahanan sipil setelah beberapa jam.
Serangan rumah sakit itu terjadi sehari setelah tentara Israel menyerang pintu masuk Rumah Sakit al-Shifa dan area sekitar Rumah Sakit al-Quds dan Rumah Sakit Indonesia.
Menurut jurnalis Hani Mahmoud di Khan Younis di selatan Gaza, serangan udara Israel juga menghantam rumah-rumah penduduk yang memiliki panel surya.
“Sepertinya ini adalah paku terakhir di peti mati,” katanya kepada Al Jazeera.
“Apa yang tentara Israel ingin agar orang-orang lakukan adalah pergi. Sumber terakhir yang menahan mereka di Gaza adalah sedikit listrik yang mereka peroleh dari panel surya,” katanya.
Sementara itu, tangki air di Rafah bagian timur juga hancur. “Tampaknya ini merupakan cara lain untuk memberitahu masyarakat, ‘Kami akan mengebom segala sesuatu yang Anda andalkan untuk kelangsungan hidup Anda’,” imbuh dia.
Staisun televisi Al-Aqsa yang berbasis di Gaza melaporkan bahwa tangki air umum digunakan untuk memasok beberapa lingkungan.
Secara terpisah, seorang koresponden Anadolu melaporkan bahwa tentara Israel mengebom dua masjid—Masjid Ali bin Abi Thalib dan Masjid Al-Istijabah—di lingkungan al-Sabra, juga di selatan Gaza.
Generator dan Panel Surya
Pasukan Israel juga menyerang generator listrik dan panel surya di Rumah Sakit al-Wafa di Kota Gaza.
Seorang koresponden kantor berita Anadolu melaporkan bahwa pengeboman tersebut mengakibatkan kebakaran besar di halaman rumah sakit, yang akhirnya dapat dikendalikan oleh tim pertahanan sipil setelah beberapa jam.
Serangan rumah sakit itu terjadi sehari setelah tentara Israel menyerang pintu masuk Rumah Sakit al-Shifa dan area sekitar Rumah Sakit al-Quds dan Rumah Sakit Indonesia.
Menurut jurnalis Hani Mahmoud di Khan Younis di selatan Gaza, serangan udara Israel juga menghantam rumah-rumah penduduk yang memiliki panel surya.
“Sepertinya ini adalah paku terakhir di peti mati,” katanya kepada Al Jazeera.
“Apa yang tentara Israel ingin agar orang-orang lakukan adalah pergi. Sumber terakhir yang menahan mereka di Gaza adalah sedikit listrik yang mereka peroleh dari panel surya,” katanya.
Sementara itu, tangki air di Rafah bagian timur juga hancur. “Tampaknya ini merupakan cara lain untuk memberitahu masyarakat, ‘Kami akan mengebom segala sesuatu yang Anda andalkan untuk kelangsungan hidup Anda’,” imbuh dia.
Staisun televisi Al-Aqsa yang berbasis di Gaza melaporkan bahwa tangki air umum digunakan untuk memasok beberapa lingkungan.
Secara terpisah, seorang koresponden Anadolu melaporkan bahwa tentara Israel mengebom dua masjid—Masjid Ali bin Abi Thalib dan Masjid Al-Istijabah—di lingkungan al-Sabra, juga di selatan Gaza.
Lihat Juga :