Profil Craig Mokhiber, Direktur HAM PBB yang Mengundurkan Diri Kasus Perang Israel Palestina

Kamis, 02 November 2023 - 13:51 WIB
loading...
Profil Craig Mokhiber,...
Direktur Kantor Hak Asasi Manusia PBB (OHCHR) di New York, Craig Mokhiber. Foto/Middle East Monitor
A A A
JAKARTA - Direktur HAM PBB di New York memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai bentuk protes karena PBB tidak bisa menghentikan genosida yang dilakukan Israel terhadap Palestina di Gaza.

Craig Mokhiber menganggap Amerika Serikat, Inggris dan sebagian negara Eropa terlibat dalam gempuran serangan Israel ke wilayah Palestina. Menurutnya PBB dianggap tunduk terhadap pemerintahan AS dan gagal menyelesaikan konflik mengerikan di Gaza.

Craig Mokhiber mengirimkan surat pengunduran dirinya kepada Komisaris Tinggi PBB di Jenewa, Volker Turk, pada tanggal 28 Oktober 2023. Berikut ulasan mengenai profil Craig Mokhiber, direktur HAM PBB yang mengundurkan diri:

Profil Craig Mokhiber


Craig Mokhiber dikenal sebagai seorang praktisi hukum dan kebijakan hak asasi manusia internasional yang cukup kompeten dan berpengalaman.

Craig Mokhiber bekerja sebagai Direktur di Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia (OHCHR) di New York dan telah menjadi anggota Perserikatan Bangsa - Bangsa (PBB) sejak tahun 1992.

Selama menjadi bagian dari PBB Craig Mokhiber telah memegang beberapa posisi penting selama bertahun - tahun. Hal ini menunjukan kompetensi dan komitmennya untuk memajukan hak asasi manusia di seluruh dunia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
YouTuber Korea Korban...
YouTuber Korea Korban Rasis Dapat Undangan Istimewa FIFA
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved