Setelah Ledakan, Stok Biji Gandum Lebanon Hanya Kurang dari Sebulan

Kamis, 06 Agustus 2020 - 00:01 WIB
loading...
Setelah Ledakan, Stok...
Pekerja mengemas roti yang baru dipanggang di pabrik roti di Beirut, Lebanon, 5 Agustus 2020. Foto/REUTERS
A A A
BEIRUT - Gudang utama biji-bijian di Beirut hancur akibat ledakan, membuat Lebanon hanya memiliki cadangan biji-bijian kurang dari sebulan.

Biji-bijian, terutama biji gandum menjadi bahan baku utama untuk membuat tepung gandum yang digunakan untuk membuat roti yang merupakan salah satu makanan pokok di Lebanon.

“Meski demikian, Lebanon memiliki cukup tepung untuk menghindari krisis,” ungkap Menteri Ekonomi Lebanon Raoul Nehme, sehari setelah ledakan yang mengguncang Beirut.

Lebanon membutuhkan cadangan minimal tiga bulan untuk menjamin keamanan pangan dan sekarang mencari tempat penyimpanan cadangan lainnya.

Ledakan itu menjadi yang paling kuat yang pernah mengguncang Beirut, kota yang sudah mengalami kerusakan akibat sipil tiga dekade silam.

Ekonomi Lebanon sudah merosot sebelum ledakan, mengurangi impor biji-bijian saat negara itu kesulitan mendapatan uang tunai untuk membeli.

“Tak ada krisis roti atau tepung. Kita memiliki cukup cadangan dan simpanan untuk menutupi kebutuhan Lebanon dalam jangka panjang,” papar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Usai Zionis Hancurkan...
Usai Zionis Hancurkan Patung Yesus, Netanyahu Klaim Desa Kristen Lebanon Minta Dicaplok Israel agar Dilindungi
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
AS Akui Rudal Iran Makin...
AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan
Rekomendasi
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Setelah Gagal Lawan...
Setelah Gagal Lawan Hamas, Sekarang Israel Ingin Invasi Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved