Pakar Militer: Israel Kehilangan Keunggulan Metrik dalam Operasi Darat di Gaza

Kamis, 02 November 2023 - 01:11 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, lima belas tentara Israel tewas di tengah pertempuran sengit di Gaza dalam serangkaian insiden yang menggarisbawahi semakin besarnya tantangan yang dihadapi Pasukan Pertahanan Israel dalam upaya mereka untuk menyerang lebih jauh wilayah-wilayah yang sudah dibangun di Gaza.

Korban jiwa terbesar terjadi ketika sebuah pengangkut personel lapis baja “Namer” dihantam oleh peluru kendali anti-tank sekitar tengah hari pada hari Selasa, menewaskan 11 tentara dan melukai beberapa lainnya.

Dalam insiden terpisah, sejumlah tentara tewas ketika kendaraan mereka menabrak ranjau. Dalam insiden lain yang dilaporkan, dua tentara tewas ketika sebuah granat berpeluncur roket menghantam gedung tempat mereka berada.

Ketika nama-nama tentara yang tewas diumumkan pada hari Rabu, setelah keluarga diberi tahu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, berjanji untuk melanjutkan serangan darat di Gaza. “Kami berada dalam perang yang sulit. Ini juga akan menjadi perang yang panjang. Kami punya pencapaian penting, tapi juga kerugian yang menyakitkan,” kata Netanyahu dalam pernyataan yang dirilis kantornya pada Rabu malam.

Kematian terbaru ini menjadikan jumlah tentara IDF yang terbunuh sejak Hamas melancarkan serangan mendadak terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober menjadi 320 orang, dengan sebagian besar tewas dalam pertempuran dengan Hamas pada tanggal 7 Oktober dan beberapa hari setelahnya.

Meningkatnya kerugian pada hari Selasa muncul sedikit demi sedikit ketika terungkap bahwa beberapa tentara yang terluka parah telah meninggal karena luka-luka mereka.

Konflik di Gaza terjadi setelah pembunuhan yang dilakukan Hamas terhadap 1.400 warga Israel dan warga negara lainnya dalam serangan mendadak di Israel selatan pada tanggal 7 Oktober, dengan kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza mengatakan 8.796 orang telah terbunuh, dua pertiga dari mereka adalah wanita dan anak-anak. .

Di antara tentara Israel yang terbunuh pada hari Selasa adalah Kopral Asif Luger, 21 tahun, yang mengatakan kepada ayahnya untuk tidak mengkhawatirkan dirinya. “Asif mengetahui saya takut sebelum mereka memasuki Gaza dan mengatakan kepada saya, ‘Ayah, jangan khawatir. Saya tidak punya niat untuk mati’. Itu terakhir kali saya berbicara dengannya,” kata ayahnya, Idan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved