Israel Hendak Usir 2,3 Juta Warga Gaza ke Mesir, Kairo Marah

Rabu, 01 November 2023 - 19:12 WIB
loading...
Israel Hendak Usir 2,3...
Bocoran dokumen Israel mengungkap militer Zionis hendak mengusir 2,3 juta warga Gaza ke Sinai, Mesir. Rencana itu memicu kemarahan Kairo. Foto/REUTERS
A A A
KAIRO - Sebuah bocoran dokumen rencana Israel mengungkap bahwa militer Zionis bermaksud mengusir 2,3 juta warga Palestina di Gaza ke wilayah Sinai, Mesir.

Rencana itu memicu kemarahan pihak Kairo. Perdana Menteri (PM) Mesir Mostafa Madbouly menilai rencana itu sama halnya melimpahkan masalah Gaza yang dihadapi Israel ke Mesir.

PM Madbouly mengatakan negaranya siap “mengorbankan jutaan nyawa demi setip butir pasir" semenanjung Sinai.

“Mesir tidak akan pernah membiarkan apa pun dipaksakan,” kata Madbouly, seperti dikutip Al Arabiya, Rabu (1/11/2023).

Baca Juga: Perang Darat di Gaza, 9 Tentara Israel Tewas Dibantai Hamas

Dia menambahkan bahwa masalah-masalah regional tidak akan diselesaikan dengan “mengorbankan” negara.

Komentar Madbouly muncul dalam pidatonya saat kunjungannya ke al-Arish di Sinai utara.

Komentar itu muncul setelah WikiLeaks membocorkan dokumen laporan rancangan proposal masa perang Kementerian Intelijen Israel untuk memindahkan 2,3 juta penduduk Jalur Gaza ke Sinai.

Dengan mengosongkan Jalur Gaza, militer Zionis bermaksud melakukan operasi pembersihan terhadap Hamas dengan mulus.

Namun, kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meremehkan bocoran dokumen tersebut dan hanya menganggapnya sebagai sebuah hipotesis.

Kendati demikian, rencana itu telah memperdalam ketakutan Mesir yang sudah lama ada bahwa Israel ingin menjadikan Gaza sebagai masalah Mesir, dan menghidupkan kembali kenangan rakyat Palestina akan trauma terbesar mereka—yaitu pengusiran ratusan ribu orang Palestina selama penciptaan Negara Israel pada tahun 1948.

Sejauh ini lebih dari 8.300 warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil, telah terbunuh sejak Israel berperang melawan Hamas—yang dipicu oleh serangan besar Hamas pada 7 Oktober.

Bocoran dokumen Israel tersebut bertanggal 13 Oktober, enam hari setelah militan Hamas membunuh lebih dari 1.400 orang di Israel selatan dan menyandera lebih dari 240 orang dalam serangan yang memicu perang Israel yang menghancurkan di Gaza.

Dokumen itu pertama kali diterbitkan oleh Sicha Mekomit, sebuah situs berita lokal Israel. WikiLeaks juga membagikan bocoran dokumen itu di media sosial X.

Sekadar diketahui, Kementerian Intelijen Israel—yang merupakan kementerian junior—melakukan penelitian namun tidak menetapkan kebijakan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Piala Dunia 2026: Spanyol...
Piala Dunia 2026: Spanyol Hancurkan Arab Saudi 4-0
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Rp708 Juta per Jam,...
Rp708 Juta per Jam, Biaya Operasional F-35 Israel Sekali Terbang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved