Pengunjuk Rasa Pro-Palestina Duduki Stasiun Kereta Bawah Tanah AS

Sabtu, 28 Oktober 2023 - 08:07 WIB
loading...
Pengunjuk Rasa Pro-Palestina...
Ratusan pengunjuk rasa Pro-Palestina menggelar aksi demonstrasi di stasiun kereta bawah tanah Amerika Serikat (AS) saat jam sibuk, memaksa pihak pengelola untuk tutup sementara. Foto/New York Post
A A A
WASHINGTON - Ratusan pengunjuk rasa Pro- Palestina menggelar aksi demonstrasi di stasiun kereta bawah tanah Amerika Serikat (AS) saat jam sibuk, memaksa pihak pengelola untuk tutup sementara.

Ratusan pengunjuk rasa Pro-Palestina memaksa penutupan sementara Terminal Grand Central pada Jumat malam ketika mereka melakukan aksi duduk besar-besaran di dalam ruangan stasiun.

Layanan kereta dihentikan sekitar pukul 19.30 waktu setempat dan Otoritas Transportasi Metropolitan (MTA) mengarahkan pelanggan Metro North untuk naik kereta bawah tanah ke stasiun Harlem-125th Street untuk naik kereta menuju utara.

Baca Juga: Perang Israel-Hamas Berkecamuk, Sebuah Rudal Nyasar ke Mesir

Para pengunjuk rasa yang mengenakan kemeja hitam bertuliskan “Yahudi katakan gencatan senjata sekarang” mengambil alih ruang stasiun yang luas dan beberapa pengunjuk rasa naik ke atas loket tiket dengan spanduk besar bertuliskan “Palestina harus Merdeka” dan “Tidak akan ada lagi bagi siapa pun.”

Yang lain menjatuhkan spanduk dari atas tangga terminal dan meneriakkan “Berduka atas mereka yang meninggal dan berjuang mati-matian demi mereka yang hidup.”

“Tidak ada lagi senjata. Tidak ada lagi perang. Gencatan senjata adalah apa yang kami perjuangkan,” teriak para demonstran pada satu titik. Yang lain menuntut diakhirinya “genosida” Israel terhadap warga Palestina.

Dilansir dari New York Post, Sabtu (28/10/2023), aksi demonstrasi duduk yang diorganisir oleh Jewish Voice for Peace itu terjadi beberapa jam setelah Pasukan Pertahanan Israel mengumumkan rencananya untuk “memperluas” operasi daratnya di daerah kantong yang terpencil di mana sekitar 7.000 warga Palestina telah terbunuh.

Baca Juga: Rusia: AS Kerahkan 12 Sistem Rudal Semakin Kacaukan Timur Tengah

Akses ke stasiun tersebut awalnya dibatasi sebelum MTA mengumumkan penutupannya karena aksi protes.

“Terminal Grand Central ditutup karena demonstrasi di daerah tersebut,” tweet MTA. “Pelanggan harus melakukan perjalanan ke Harlem-125th St untuk layanan Metro-Utara ke titik utara,” sambung tweet itu.

Video dari lokasi kejadian menunjukkan para demonstran meneriakkan “biarkan kami lewat” di depan barikade petugas polisi ketika mereka mencoba memasuki stasiun dari jalan.

Baca Juga: Israel Bunuh 7.028 Warga Gaza, tapi Kaim Pasukan Militernya Paling Bermoral di Dunia

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
KPK: Kasus Korupsi Muara...
KPK: Kasus Korupsi Muara Enim Sudah Terjadi sebelum Tahap Perencanaan dan Penganggaran
Tok! Kakek 61 Tahun...
Tok! Kakek 61 Tahun di Swedia Divonis Penjara gegara Paksa Istri Layani 120 Pria
Rekomendasi
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Berita Terkini
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved