Korban Tewas Serangan Brutal Israel di Jalur Gaza Tembus 6.500 Jiwa
Kamis, 26 Oktober 2023 - 05:58 WIB
loading...
A
A
A
Badan pengungsi Palestina PBB, UNRWA, mengatakan pada hari Rabu bahwa hampir 600.000 orang berlindung di 150 fasilitas mereka.
“Tempat penampungan kami EMPAT kali lipat kapasitasnya – banyak orang tidur di jalanan karena fasilitas yang ada saat ini kewalahan,” kata badan tersebut.
Badan itu menambahkan bahwa setidaknya 40 fasilitas terkena dampak perang di Gaza.
Tepat setelah serangan Hamas, Israel memberlakukan pengepungan total di Jalur Gaza, memutus semua pasokan dan bersumpah untuk terus melakukan pengepungan sampai para sandera dibebaskan.
Baca Juga: Israel Imingi Uang ke Warga Gaza agar Bocorkan Lokasi Para Sandera
Israel mengatakan Hamas membunuh lebih dari 1.400 orang dan menyandera lebih dari 200 orang ketika mereka menyerbu kota-kota dan permukiman di pinggiran Gaza pada 7 Oktober. Beberapa dari sandera ini dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel di Gaza, sementara yang lain telah dibebaskan oleh Hamas.
Kelompok Palestina mengatakan serangan itu terjadi sebagai respons terhadap blokade Israel selama beberapa dekade di Jalur Gaza dan pendudukannya atas wilayah Palestina, serta kejahatan yang dilakukan selama pendudukan ini.
Di tempat lain, di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki, lebih dari 80 warga Palestina ditangkap pada Selasa-Rabu malam, kata Klub Tahanan Palestina (PPC).
“Tempat penampungan kami EMPAT kali lipat kapasitasnya – banyak orang tidur di jalanan karena fasilitas yang ada saat ini kewalahan,” kata badan tersebut.
Badan itu menambahkan bahwa setidaknya 40 fasilitas terkena dampak perang di Gaza.
Tepat setelah serangan Hamas, Israel memberlakukan pengepungan total di Jalur Gaza, memutus semua pasokan dan bersumpah untuk terus melakukan pengepungan sampai para sandera dibebaskan.
Baca Juga: Israel Imingi Uang ke Warga Gaza agar Bocorkan Lokasi Para Sandera
Israel mengatakan Hamas membunuh lebih dari 1.400 orang dan menyandera lebih dari 200 orang ketika mereka menyerbu kota-kota dan permukiman di pinggiran Gaza pada 7 Oktober. Beberapa dari sandera ini dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel di Gaza, sementara yang lain telah dibebaskan oleh Hamas.
Kelompok Palestina mengatakan serangan itu terjadi sebagai respons terhadap blokade Israel selama beberapa dekade di Jalur Gaza dan pendudukannya atas wilayah Palestina, serta kejahatan yang dilakukan selama pendudukan ini.
Di tempat lain, di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki, lebih dari 80 warga Palestina ditangkap pada Selasa-Rabu malam, kata Klub Tahanan Palestina (PPC).
Lihat Juga :