Swedia Semakin Dekat dengan Keanggotaan NATO
Selasa, 24 Oktober 2023 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
Erdogan menuduh Swedia terlalu lunak terhadap kelompok militan, terutama Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang militan, dan menyembunyikan orang-orang yang terkait dengan upaya kudeta Turki pada tahun 2016.
Pejabat Turki juga menuduh pejabat Swedia terlibat dalam demonstrasi Islamofobia, seperti pembakaran al-Quran.
Sejak mengajukan permohonan keanggotaan, Swedia telah memperketat undang-undang anti-terornya dan setuju untuk bekerja lebih erat dengan Turki dalam masalah keamanannya.
Pada bulan Juli, Ketua NATO Jens Stoltenberg mengumumkan bahwa Erdogan telah setuju untuk mengirimkan protokol aksesi ke parlemen Turki untuk diratifikasi, tetapi tidak menentukan jangka waktu.
Pengumuman tersebut mewakili perubahan mengejutkan bagi Erdogan, yang sebelumnya menyatakan Swedia hanya bisa bergabung dengan aliansi tersebut setelah Turki diterima di Uni Eropa.
Baca Juga: Pertama Kali di Swedia, Pria Bakar Al-Qur'an Dinyatakan Bersalah
Pejabat Turki juga menuduh pejabat Swedia terlibat dalam demonstrasi Islamofobia, seperti pembakaran al-Quran.
Sejak mengajukan permohonan keanggotaan, Swedia telah memperketat undang-undang anti-terornya dan setuju untuk bekerja lebih erat dengan Turki dalam masalah keamanannya.
Pada bulan Juli, Ketua NATO Jens Stoltenberg mengumumkan bahwa Erdogan telah setuju untuk mengirimkan protokol aksesi ke parlemen Turki untuk diratifikasi, tetapi tidak menentukan jangka waktu.
Pengumuman tersebut mewakili perubahan mengejutkan bagi Erdogan, yang sebelumnya menyatakan Swedia hanya bisa bergabung dengan aliansi tersebut setelah Turki diterima di Uni Eropa.
Baca Juga: Pertama Kali di Swedia, Pria Bakar Al-Qur'an Dinyatakan Bersalah
Lihat Juga :