Jelang Israel Invasi ke Lebanon, 19.000 Warga Pilih Mengungsi
Selasa, 24 Oktober 2023 - 09:28 WIB
loading...
A
A
A
“Perang ini terjadi di tengah krisis ekonomi yang sangat besar dan masyarakat tidak mempunyai perbekalan,” kata Ezzeddine kepada kantor berita Reuters, seraya menambahkan bahwa sekitar 6.000 orang mengungsi di Tyre dan tiga sekolah digunakan untuk menampung sebagian dari mereka.
“Kami tidak bisa membuka semua sekolah karena sekolah masih beroperasi. Setiap sekolah yang kami buka [untuk pengungsi], kami melarang siswanya untuk menggunakannya,” tambahnya.
Meningkatnya ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon telah menimbulkan kekhawatiran bahwa kelompok bersenjata berpotensi ikut perang untuk mendukung Hamas. Para analis telah memperingatkan bahwa Hizbullah dapat meningkatkan keterlibatannya jika Israel melancarkan invasi darat ke Gaza.
Hizbullah mengatakan 27 pejuangnya tewas dalam bentrokan sejak 7 Oktober. Sumber keamanan Lebanon mengatakan 11 pejuang dari kelompok Palestina di Lebanon, yang bersekutu dengan Hizbullah, juga tewas, menurut kantor berita Reuters.
Militer Israel mengatakan tujuh tentara tewas di sepanjang wilayah perbatasan.
“Kami tidak bisa membuka semua sekolah karena sekolah masih beroperasi. Setiap sekolah yang kami buka [untuk pengungsi], kami melarang siswanya untuk menggunakannya,” tambahnya.
Meningkatnya ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon telah menimbulkan kekhawatiran bahwa kelompok bersenjata berpotensi ikut perang untuk mendukung Hamas. Para analis telah memperingatkan bahwa Hizbullah dapat meningkatkan keterlibatannya jika Israel melancarkan invasi darat ke Gaza.
Hizbullah mengatakan 27 pejuangnya tewas dalam bentrokan sejak 7 Oktober. Sumber keamanan Lebanon mengatakan 11 pejuang dari kelompok Palestina di Lebanon, yang bersekutu dengan Hizbullah, juga tewas, menurut kantor berita Reuters.
Militer Israel mengatakan tujuh tentara tewas di sepanjang wilayah perbatasan.
(ahm)
Lihat Juga :