Minuteman III, Raksasa Nuklir AS yang Bisa Hantam Korut dalam 30 Menit

Senin, 21 Agustus 2017 - 08:47 WIB
Minuteman III, Raksasa...
Minuteman III, Raksasa Nuklir AS yang Bisa Hantam Korut dalam 30 Menit
A A A
WASHINGTON - Rudal nuklir raksasa Amerika Serikat (AS), Minuteman III, yang disimpan di situs bawah tanah Montana, dilaporkan sudah siap untuk melaju tergantung perintah Presiden Donald Trump. Senjata yang 20 kali lebih kuat dari bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima ini diklaim bisa menghantam Korea Utara (Korut) dalam waktu 30 menit.

Senjata pemusnah massal ini siap untuk dikerahkan pada setiap saat sepanjang hari, setelah Presiden Donald Trump mengumumkan respons “api dan amarah” militer Washington terhadap rezim Kim Jong-un di Pyongyang sudah “terkunci dan tersaji”.

”Saya pikir ini adalah saat yang sangat berbahaya, mungkin ancaman paling berbahaya yang telah kita hadapi sejak krisis rudal Kuba,” kata mantan Menteri Pertahanan Leon Panetta.

Kedua negara nuklir ini telah saling bertukar ancaman dalam beberapa pekan terakhir. Situasi ini membuat masyarakat internasional cemas, karena bisa terkena dampaknya jika AS dan Korut terlibat perang nuklir.

Program “60 MinutesChannel Nine memperoleh tampilan langka dari fasilitas nuklir di Montana, yang merupakan bagian dari gudang megasenjata AS yang berfungsi sebagai pencegah.

Kepala Sersan Jennifer Hubner mengatakan, seandainya telepon dari Gedung Putih datang, dia dan rekan-rekannya sudah siap untuk menjalankan perintah.

”Tak satu pun dari kita datang untuk bekerja dengan harapan hari ini. Tapi kami berharap musuh kita berpikir dua kali sebelum mereka memutuskan untuk menggunakan senjata pemusnah massal terhadap kami atau sekutu kami,” ujar Hubner, seperti dilansir news.com.au, Senin (21/8/2017).

Sekutu yang dia maksud termasuk Australia. ”Kami telah mendapatkan punggung Anda,” lanjut Hubner mengacu pada Korut.

Jurnalis Liz Hayes diberi akses yang belum pernah terjadi sebelumnya ke ruang kontrol 20 meter di bawah tanah, di mana peluncuran senjata paling mematikan di dunia akan terjadi.

Di sebuah panel, ada dua rudal di dalam ruang beton dan baja kecil yang tersuspensi peredam kejut yang dirancang untuk menahan ledakan nuklir. ”Dan selalu diawaki, dengan 'rudal' yang dikelilingi pada shift 24 jam,” kata Hayes menjelaskan situasi di gudang senjata Montana.

AS akan mencairkan anggaran USD340 miliar untuk senjata nuklir dalam dekade berikutnya guna mempertahankan "pencegah" globalnya dalam melawan musuh-musuh Washington seperti Korea Utara.

”Tidak ada musuh yang bisa lolos dari rudal kami. Tidak ada. Kami memiliki kemampuan untuk menahan musuh di planet ini,” kata seorang komandan militer AS, Ronald Allen.

Diktator muda Korea Utara Kim Jong-un telah meningkatkan ancamannya untuk menyerang AS. Panetta memperingatkan Australia juga berisiko.

Menurutnya, Pemerintah Australia juga harus mempertimbangkan untuk membangun sendiri senjata nuklirnya. ”Anda harus melindungi negara Anda,” katanya.

”Mungkin ada saat di mana Kim (Jong-un) juga harus menghadapinya, mungkin itu adalah akhir dari rezimnya, ketika dia memutuskan bahwa menekan tombol itu sejarah akan mengingatnya,” imbuh Panetta mengacu pada tombol komando nuklir.
(mas)
Berita Terkait
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
Korea Utara Gelar Latihan...
Korea Utara Gelar Latihan Serangan Nuklir Taktis
Korea Utara Sebut Perang...
Korea Utara Sebut Perang Nuklir Sudah Dekat
Amerika Serikat Unjuk...
Amerika Serikat Unjuk Kekuatan Nuklir di Tengah Ketegangan Dunia
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
1 jam yang lalu
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
3 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
3 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
4 jam yang lalu
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
5 jam yang lalu
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi C-130J-30,...
Spesifikasi C-130J-30, Raksasa Langit TNI AU yang Tembus Langit Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved