Perang Berkobar di Perbatasan Lebanon-Israel, 10 Pejuang Hizbullah Tewas
Jum'at, 20 Oktober 2023 - 20:12 WIB
loading...
A
A
A
Dua rudal anti-tank lagi ditembakkan dari Lebanon ke kibbutz Yiftah di Israel utara tanpa ada korban jiwa, kata tentara Israel, seraya menambahkan bahwa mereka telah menembaki posisi Hizbullah sebagai balasannya.
Hizbullah mengidentifikasi lima pejuang yang tewas sebagai Mahmoud Baez, Hussien Fasai, Hussein al-Tawil, Mahdi Atwi dan Ibrahim al-Dubuq, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang kematian mereka. Hamas mengatakan bahwa jenazah tiga militan mereka di Lebanon telah ditangkap oleh militer Israel setelah operasi lintas batas pada 14 Oktober.
Seorang juru bicara militer Israel mengatakan bahwa pertahanan udara mencegat sebuah pesawat tak berawak yang mendekati perbatasan dari Lebanon.
Dalam kekerasan terpisah pada Selasa pagi, militer Israel mengatakan pihaknya membunuh empat militan yang berusaha memasang alat peledak di tembok perbatasan antara Israel dan Lebanon. Sebuah video dari drone pengintai tentara Israel menunjukkan para militan berada di dekat tembok pemisah ketika mereka menjadi sasaran, sehingga menyebabkan ledakan.
Hizbullah tidak mengaku bertanggung jawab atas upaya serangan lintas batas tersebut, begitu pula kelompok bersenjata lainnya. Namun, Hamas dan militan Jihad Islam Palestina yang berbasis di Lebanon telah melakukan hal yang sama pada kesempatan sebelumnya selama seminggu terakhir.
Pekan lalu, Jihad Islam Palestina di Lebanon selatan melintasi perbatasan dan bentrok dengan pasukan Israel, menewaskan tiga orang dan melukai beberapa lainnya. Para militan terbunuh, dan kelompok Palestina mengadakan pemakaman dua di antara mereka.
Menteri Luar Negeri Turki, Hakkan Fidan, yang tiba di Beirut pada hari Selasa, mengatakan kepada wartawan setelah bertemu dengan rekannya dari Lebanon bahwa perang yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas “dapat menyebabkan perang yang lebih besar.” “Kami melakukan semua yang kami bisa agar perang tidak menyebar ke negara lain,” katanya, dilansir AP.
Hizbullah mengidentifikasi lima pejuang yang tewas sebagai Mahmoud Baez, Hussien Fasai, Hussein al-Tawil, Mahdi Atwi dan Ibrahim al-Dubuq, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang kematian mereka. Hamas mengatakan bahwa jenazah tiga militan mereka di Lebanon telah ditangkap oleh militer Israel setelah operasi lintas batas pada 14 Oktober.
Seorang juru bicara militer Israel mengatakan bahwa pertahanan udara mencegat sebuah pesawat tak berawak yang mendekati perbatasan dari Lebanon.
Dalam kekerasan terpisah pada Selasa pagi, militer Israel mengatakan pihaknya membunuh empat militan yang berusaha memasang alat peledak di tembok perbatasan antara Israel dan Lebanon. Sebuah video dari drone pengintai tentara Israel menunjukkan para militan berada di dekat tembok pemisah ketika mereka menjadi sasaran, sehingga menyebabkan ledakan.
Hizbullah tidak mengaku bertanggung jawab atas upaya serangan lintas batas tersebut, begitu pula kelompok bersenjata lainnya. Namun, Hamas dan militan Jihad Islam Palestina yang berbasis di Lebanon telah melakukan hal yang sama pada kesempatan sebelumnya selama seminggu terakhir.
Pekan lalu, Jihad Islam Palestina di Lebanon selatan melintasi perbatasan dan bentrok dengan pasukan Israel, menewaskan tiga orang dan melukai beberapa lainnya. Para militan terbunuh, dan kelompok Palestina mengadakan pemakaman dua di antara mereka.
Menteri Luar Negeri Turki, Hakkan Fidan, yang tiba di Beirut pada hari Selasa, mengatakan kepada wartawan setelah bertemu dengan rekannya dari Lebanon bahwa perang yang sedang berlangsung antara Israel dan Hamas “dapat menyebabkan perang yang lebih besar.” “Kami melakukan semua yang kami bisa agar perang tidak menyebar ke negara lain,” katanya, dilansir AP.
(ahm)
Lihat Juga :