Negara-negara yang Bergabung dengan OKI, Ada Indonesia

Jum'at, 20 Oktober 2023 - 16:22 WIB
loading...
Negara-negara yang Bergabung...
OKI menjadi kekuatan dunia yang mampu memberikan keseimbangan dalam geopolitik. Foto/Reuters
A A A
GAZA - OKI merupakan akronim dari Organisasi Kerja Sama Islam. Dalam bahasa Inggris, penyebutannya adalah Organisation of Islamic Cooperation (OIC).

Melihat sejarahnya, OKI didirikan usai para pemimpin negara Islam melakukan konferensi di Rabat, Maroko pada 22 -25 September 1969. Pada salah satu keputusannya, mereka menyepakati Deklarasi Rabat.

Mengutip laman Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Jumat (20/10/2023), salah satu faktor pendorong berdirinya OKI adalah keprihatinan negara Islam atas berbagai masalah yang menimpa umat Islam dunia. Salah satunya adalah berkaitan dengan pembakaran Masjid Al-Aqsa pada 21 Agustus 1969 oleh Zionis.

Tujuan organisasi ini adalah meningkatkan solidaritas Islam antar negara anggota serta mendukung keamanan dan keamanan internasional. Kemudian, OKI juga memiliki misi melindungi tempat-tempat suci Islam dan membantu perjuangan Palestina sebagai negara merdeka.

BacaJuga: Bagaimana Akhir Permainan Israel di Gaza? Pendudukan atau Konflik Terbuka

Negara Anggota OKI

Awalnya, OKI beranggotakan 30 negara. Namun, seiring waktu jumlahnya terus bertambah hingga 57 negara.

Dilansir dari laman resminya, berikut daftar negara-negara yang menjadi anggota OKI.

1. Azerbaijan – Bergabung 1992

2. Yordania – Bergabung 1969

3. Afghanistan – Bergabung 1969

4. Albania – Bergabung 1992

5. Uni Emirat Arab (UEA) – Bergabung 1972

6. Indonesia – Bergabung 1969

7. Uzbekistan – Bergabung 1996

8. Uganda – Bergabung 1974

9. Iran – Bergabung 1969

10. Pakistan – Bergabung 1969

11. Bahrain – Bergabung 1972

12. Brunei Darussalam – Bergabung 1984

13. Bangladesh – Bergabung 1974

14. Benin – Bergabung 1983

15. Burkina Faso – Bergabung 1974

16. Tajikistan – Bergabung 1992

17. Turki – Bergabung 1969

18. Turkmenistan – 1992

19. Chad – Bergabung 1969

20. Togo – Bergabung 1997

21. Tunisia – Bergabung 1969

22. Aljazair – Bergabung 1969

23. Djibouti – Bergabung 1978

24. Arab Saudi – Bergabung 1969

25. Senegal – Bergabung 1969

26. Sudan – Bergabung 1969

27. Suriah – Bergabung 1972

28. Suriname – Bergabung 1996

29. Sierra Leone – Bergabung 1972

30. Somalia – Bergabung 1969

31. Irak - Bergabung 1975

32. Oman – Bergabung 1972

33. Gabon – Bergabung 1974

34. Gambia – Bergabung 1974

35. Guyana – Bergabung 1998

36. Guinea – Bergabung 1969

37. Guinea-Bissau – Bergabung 1974

38. Palestina – Bergabung 1969

39. Komoro – Bergabung 1976

40. Kirgistan – Bergabung 1992

41. Qatar – Bergabung 1972

42. Kazakhstan – Bergabung 1995

43. Kamerun – Bergabung 1974

44. Pantai Gading – Bergabung 2001

45. Kuwait – Bergabung 1969

46. Lebanon – Bergabung 1969

47. Libya – Bergabung 1969

48. Maladewa – Bergabung 1976

49. Mali – Bergabung 1969

50. Malaysia – Bergabung 1969

51. Mesir – Bergabung 1969

52. Maroko – Bergabung 1969

53. Mauritania – Bergabung 1969

54. Mozambik – Bergabung 1994

55. Niger – Bergabung 1969

56. Nigeria – Bergabung 1986

57. Yaman – Bergabung 1969

Demikian ulasan mengenai daftar negara di dunia yang bergabung dengan OKI.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Israel Mulai Deportasi...
Israel Mulai Deportasi Para Aktivis Armada Gaza yang Ditahan
Drone Hizbullah Melumpuhkan...
Drone Hizbullah Melumpuhkan 80 Persen Serangan Israel di Lebanon Selatan
Militer Israel Akui...
Militer Israel Akui Sulit Melawan Drone FPV Hizbullah
Tidak Semudah Itu bagi...
Tidak Semudah Itu bagi Trump untuk Akhiri Perang Lawan Iran
Tel Aviv Porak Poranda!...
Tel Aviv Porak Poranda! Iran Kecam Sensor Israel Tutupi Kehancuran Akibat Serangan Balasan
Gabung Misi Global Sumud...
Gabung Misi Global Sumud Flotilla 2026, Lima Relawan GPCI Berangkat ke Turki
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Usai Paksa Israel Setop...
Usai Paksa Israel Setop Serang Iran, Trump Klaim Perundingan Damai Bisa Diteken dalam 3 Hari
Rekomendasi
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
SMUP Unpad 2026 Digelar...
SMUP Unpad 2026 Digelar Hari Ini, Cek Ketentuan yang Harus Dipatuhi
Berita Terkini
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved