Bagaimana Akhir Permainan Israel di Gaza? Pendudukan atau Konflik Terbuka

Kamis, 19 Oktober 2023 - 20:20 WIB
loading...
Bagaimana Akhir Permainan...
Israel memiliki banyak strategi dalam permainan akhir di Gaza. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Ketika warga sipil Israel dan Palestina terjebak dalam siklus kematian dan kehancuran, mengembalikan Gaza ke status quo yang tidak berkelanjutan seperti sebelum eskalasi terbaru ini bukanlah solusi yang tepat.

Bagaimana sebenarnya akhir permainan Israel dalam menyerang Gaza? Berikut adalah 5 strategi yang diterapkan Israel.

1. Menghancurkan Hamas dengan Konflik Terbuka

Bagaimana Akhir Permainan Israel di Gaza? Pendudukan atau Konflik Terbuka

Foto/Reuters

Setelah serangan berdarah Hamas, pemerintah Israel berjanji untuk membasmi kelompok tersebut. Sejauh ini Gazalah yang paling terkena dampaknya.

Lebih dari 2.600 warga Palestina telah terbunuh dan 1 juta orang menjadi pengungsi dalam seminggu akibat serangan udara Israel yang merusak. Tentara Israel kini berkumpul untuk melakukan invasi darat. Ini akan menjadi pertarungan berdarah dengan hasil yang tidak pasti.

“Bahkan jika Israel berhasil mengusir Hamas dari Gaza, kemenangan strategis akan sulit diraih. Hamas akan tetap menjadi kekuatan politik dan militer yang kuat, dengan kehadiran yang signifikan di Tepi Barat dan Lebanon," kata Hugh Lovatt, pakar Timur Tengah di European Council on Foreign Relations berbasis di London

Bahkan dengan salah satu pasukan paling maju di dunia, Israel akan berjuang melawan para pembela yang sangat siap dan gigih yang akan memanfaatkan lanskap perkotaan yang padat untuk keuntungan mereka.

Ratusan, bahkan ribuan, lebih banyak warga sipil Palestina akan tewas. Infrastruktur sipil Gaza akan hancur. Banyak tentara Israel kemungkinan juga akan terbunuh dalam pertempuran yang berkepanjangan bahkan ketika Hamas terus melanjutkan serangannya terhadap pusat-pusat populasi di Israel – yang sejauh ini telah merenggut 1.400 nyawa warga Israel.

Sementara itu, Israel akan mendapati dirinya menguasai Jalur Gaza yang rusak dan hancur, terperosok dalam krisis kemanusiaan yang lebih dalam yang akan mendorong kondisi ekstremisme yang lebih besar. Dan Israel tidak memiliki strategi keluar yang jelas.

Seperti yang telah dilakukan di Tepi Barat yang diduduki, Israel akan meminta komunitas internasional untuk menanggung biaya pendudukannya dan meringankan beban keuangan untuk merehabilitasi Gaza.

Baca Juga: Mengapa AS Terlibat Perang Rusia-Ukraina serta Israel-Hamas?

2. Meminta Mahmoud Abbas Memimpin Gaza dengan Model Pendudukan

Bagaimana Akhir Permainan Israel di Gaza? Pendudukan atau Konflik Terbuka

Foto/Reuters

Mereka mungkin juga meminta Pemerintah Palestina yang dipimpin oleh Presiden Mahmoud Abbas untuk menghindari keharusan mengatur sendiri warga Gaza seperti yang terjadi sebelum Perjanjian Oslo tahun 1993. Namun Otoritas Palestina berada dalam posisi genting karena tindakan Israel sendiri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
5 Kebiasaan Buruk yang...
5 Kebiasaan Buruk yang Diam-diam Merusak Tubuh, dari Asupan Makanan hingga Stres
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Berita Terkini
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved