9 Faktor yang Mempengaruhi Israel Terus Menunda Invasi Darat ke Gaza

Kamis, 19 Oktober 2023 - 21:21 WIB
loading...
9 Faktor yang Mempengaruhi...
Tentara Israel masih menunda invasi darat ke Gaza karena mempertimbangkan banyak hal. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Israel bersumpah untuk melenyapkan Hamas dalam serangan gencar tanpa henti di Jalur Gaza. Namun belum ada rencana akhir yang jelas, dan tidak ada rencana yang jelas tentang bagaimana memerintah daerah kantong Palestina yang porak-poranda itu, bahkan jika mereka menang medan perang.

Melansir Reuters, menurut delapan pejabat regional dan Barat, dengan nama sandi "Operasi Pedang Besi", kampanye militer ini tidak akan tertandingi dalam keganasannya dan tidak seperti apa pun yang pernah dilakukan Israel di Gaza pada masa lalu.

Israel telah mengerahkan 360.000 tentara cadangan dan membombardir daerah kantong kecil tersebut tanpa henti setelah serangan Hamas di Israel selatan pada 7 Oktober, yang menewaskan sekitar 1.400 orang, sebagian besar warga sipil.

Berikut adalah 9 faktor yang mempengaruhi Israel dalam menunda invasi darat ke Gaza.

1. Selalu Mendengar Nasihat AS

9 Faktor yang Mempengaruhi Israel Terus Menunda Invasi Darat ke Gaza

Foto/Reuters

Strategi langsung Israel, kata tiga pejabat regional yang akrab dengan diskusi antara AS dan para pemimpin Timur Tengah, adalah menghancurkan infrastruktur Gaza, bahkan dengan korban sipil yang tinggi, mendorong penduduk daerah kantong tersebut menuju perbatasan Mesir dan mengejar Hamas dengan meledakkan diri labirin terowongan bawah tanah yang dibangun kelompok tersebut untuk melakukan operasinya.

Namun para pejabat Israel mengatakan bahwa mereka tidak memiliki gambaran jelas seperti apa masa depan pascaperang.

Beberapa pembantu Presiden AS Joe Biden khawatir bahwa meskipun Israel mungkin menyusun rencana efektif untuk menimbulkan kerusakan jangka panjang pada Hamas, Israel belum merumuskan strategi keluarnya, kata sebuah sumber di Washington yang mengetahui masalah tersebut.

Kunjungan Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Lloyd Austin ke Israel pekan lalu menekankan perlunya fokus pada rencana Gaza pascaperang, tambah sumber itu.

2. Israel Tidak Memiliki Rencana Matang

9 Faktor yang Mempengaruhi Israel Terus Menunda Invasi Darat ke Gaza

Foto/Reuters

Para pejabat Arab juga khawatir bahwa Israel belum menetapkan rencana yang jelas untuk masa depan daerah kantong tersebut, yang dikuasai oleh Hamas sejak tahun 2006 dan menampung 2,3 juta orang.

“Israel tidak punya tujuan akhir bagi Gaza. Strategi mereka adalah menjatuhkan ribuan bom, menghancurkan semuanya dan masuk, tapi lalu bagaimana? Mereka tidak punya strategi keluar untuk hari berikutnya,” kata salah satu sumber keamanan regional.

Invasi Israel belum dimulai, namun pihak berwenang Gaza mengatakan 3.500 warga Palestina telah tewas akibat pemboman udara tersebut, sekitar sepertiga dari mereka adalah anak-anak – jumlah korban jiwa yang lebih besar dibandingkan konflik sebelumnya antara Hamas dan Israel.

3. Memperhatikan Efek Jangka Panjang

9 Faktor yang Mempengaruhi Israel Terus Menunda Invasi Darat ke Gaza

Foto/Reuters

Aaron David Miller, pakar Timur Tengah di Carnegie Endowment for International Peace, mengatakan kunjungan Biden akan memberinya kesempatan untuk menekan pemimpin Israel Benjamin Netanyahu agar memikirkan isu-isu seperti penggunaan kekuatan secara proporsional dan rencana jangka panjang untuk Gaza sebelum invasi apa pun.

Para pejabat Israel, termasuk Netanyahu, mengatakan mereka akan memusnahkan Hamas sebagai balasan atas pembunuhan pada 7 Oktober, serangan militan paling mematikan dalam 75 tahun sejarah Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dikhawatirkan Akan Diserahkan ke Israel
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Ketika Raja Charles...
Ketika Raja Charles Terkagum-kagum dengan Masjid Cambridge: Saya Sangat Terkesan!
Rekomendasi
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved