6 Fakta RS Baptis al-Ahli Gaza Dibombardir saat Perang Israel-Hamas

Kamis, 19 Oktober 2023 - 14:53 WIB
loading...
6 Fakta RS Baptis al-Ahli...
Rumah Sakit Baptis al-Ahli di Gaza dibombardir saat perang Israel-Hamas berkecamuk. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Rumah Sakit (RS) Baptis al-Ahli di Gaza, Palestina, dibombardir pada Selasa (17/10/2023) malam ketika perang Israel dan Hamas terus berkecamuk. Ratusan warga sipil tewas dalam tragedi ini.

Israel telah membombardir Gaza selama hampir dua minggu tanpa henti. Lebih dari 3.000 orang tewas dalam serangan militer Zionis dengan nama sandi Operasi Pedang Besi.

Serangan militer Israel ini sebagai respons atas serangan mengejutkan Hamas pada 7 Oktober lalu yang diberi nama Operasi Badai al-Aqsa. Lebih dari 1.400 orang tewas dan ratusan lainnya disandera dalam serangan tersebut.

Dari banyaknya kehancuran bangunan di Jalur Gaza, nasib Rumah Sakit Baptis al-Ahli inilah yang mencuri banyak perhatian dunia karena masuk kategori kejahatan perang.

6 Fakta RS Baptis Al-Ahli di Gaza yang Dibombardir

1. Lokasi Rumah Sakit Baptis al-Ahli


Rumah Sakit Baptis al-Ahli terletak di Kota Tua Gaza antara lingkungan Shujaiya dan Zeitoun. Lokasinya hanya kurang dari 3 km dari Rumah Sakit al-Shifa, rumah sakit umum terbesar di wilayah tersebut.

Fasilitas medis ini juga dekat dengan beberapa situs bersejarah di Gaza, termasuk Masjid Agung Omari, yang dikenal sebagai Masjid Agung Gaza dan dua gereja di Gaza, yakni Kapel Penginjil St Philip dan Gereja St Porphyrius.

2. Waktu Pengeboman Rumah Sakit Baptis al-Ahli


Pengeboman itu terjadi pada Selasa (17/10/2023) malam, sementara jam persisnya belum jelas. Namun menurut militer Israel, pada pukul 18.59 ada laporan ledakan di rumah sakit tersebut.

Pada jam-jam pertama setelah ledakan, seorang kepala pertahanan sipil Gaza mengatakan 300 orang tewas, sementara sumber kementerian kesehatan menyebutkan angka 471 dan 28 orang dalam kondisi kritis.

Sejumlah besar orang yang terluka dibawa ke Rumah Sakit al-Shifa di Kota Gaza.

3. Palestina dan Israel Saling Menyalahkan


Melansir dari Al Jazeera, serangan tersebut membuat pejabat Palestina menuduh Israel telah melakukan pengeboman RS tersebut. Sedangkan rezim Zionis Israel menyalahkan kelompok bersenjata yang berbasis di Gaza; Jihad Islam Palestina, atas ledakan mengerikan tersebut.

Menurut Israel roket-roket Jihad Islam Palestina yang gagal meluncur telah menghantam Rumah Sakit Baptis al-Ahli. Namun Jihad Islam Palestina mengatakan tuduhan Israel tak berdasar dan menyebutnya sebagai ciri khas kebohongan rezim Zionis.

Negara-negara Arab sepakat dengan narasi Palestina bahwa serangan udara Israel-lah yang menghantam rumah sakit.

4. Menewaskan Hampir 500 Orang


Menurut Reuters, jumlah korban tewas dari tragedi serangan ke rumah sakit ini merupakan yang tertinggi dari semua insiden di Gaza selama perang Israel-Hamas yang masih berlangsung.

Menteri Kesehatan Otoritas Palestina, Mai Alkaila, menuduh Israel melakukan "pembantaian" di Rumah Sakit Baptis al-Ahli. Serangan itu menewaskan ratusan orang dan terjadi di tengah kampanye pengeboman intensif Israel di Gaza.

Pada jam-jam pertama setelah ledakan, seorang kepala pertahanan sipil Gaza mengatakan 300 orang tewas, sementara sumber kementerian kesehatan menyebutkan angkanya 500 orang.

5. Memicu Kecaman Banyak Pihak


Berita tentang pengeboman rumah sakit dan tingginya angka kematian memicu kecaman dari banyak negara. Kecaman bermunculan menjelang kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Israel pada Rabu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan serangan terhadap rumah sakit itu "skalanya belum pernah terjadi sebelumnya". Dikatakan sebelumnya pada Selasa bahwa ada 115 serangan terhadap fasilitas kesehatan di Gaza dan sebagian besar rumah sakitnya tidak berfungsi.

Berbagai negara, termasuk Kanada, Mesir, Turki, Yordania dan Qatar mengutuk serangan terhadap rumah sakit tersebut.

6. Tanggapan Pemimpin Negara Timur Tengah


Protes juga pecah di Timur Tengah, termasuk di Yordania dan Tepi Barat yang diduduki Israel. Yordania bahkan telah membatalkan rencana pertemuan puncak di Amman dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan para pemimpin Arab.

Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi mengatakan pertemuan itu akan diadakan pada saat semua yang hadir sepakat untuk berupaya mengakhiri “perang dan pembantaian terhadap warga Palestina”.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi, yang juga dijadwalkan menghadiri pertemuan puncak tersebut, mengatakan dia mengutuk “sekeras-kerasnya pengeboman Israel” terhadap rumah sakit Gaza.

Arab Saudi juga mengeluarkan pernyataan tegas, mengutuk “sekeras-kerasnya kejahatan keji yang dilakukan pasukan pendudukan Israel dengan mengebom Rumah Sakit al-Ahli di Gaza”.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Harga BBM di AS Belum...
Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Trump Sebut Konsumen Ditipu
Rekomendasi
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Berita Terkini
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Infografis
Houthi Yaman Siap Serang...
Houthi Yaman Siap Serang Israel jika Perang Gaza Berlanjut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved