Mengapa Fatah Tidak Ikut Membantu Hamas? dari Perbedaan Ideologi hingga Rivalitas Gerakan

Senin, 16 Oktober 2023 - 12:50 WIB
loading...
A A A
Isu perlawanan bersenjata menimbulkan keraguan apakah perjanjian persatuan yang dicapai minggu ini akan berhasil.

“PA tidak percaya pada legitimasi senjata Hamas. Artinya PA ingin mengakhiri perlawanan di Gaza dan Hamas menolaknya. Dan jika Fatah menerima perlawanan tersebut, Israel akan mengambil tindakan terhadap Otoritas Palestina,” Abdulsattar Qassem, seorang analis politik yang berbasis di Nablus, mengatakan kepada Al Jazeera.

“Hal ini pasti akan mengarah pada kehancuran potensi pemerintahan persatuan baru.”

Baca Juga: Takut dengan Hamas? Invasi Darat Israel Bukan untuk Kuasai Gaza

4. Perbedaan Strategi Gerakan

Mengapa Fatah Tidak Ikut Membantu Hamas? dari Perbedaan Ideologi hingga Rivalitas Gerakan

Foto/Reuters

Daya tarik Hamas terletak pada ideologinya, dibandingkan dengan Fatah yang mendapat lebih banyak dukungan internasional dan dipandang lebih aman secara finansial.

Dalam hal menggalang dukungan, keduanya menggunakan taktik yang sangat berbeda.

Hamas, seperti Ikhwanul Muslimin, menggunakan aktivisme akar rumput untuk menginformasikan ideologinya kepada masyarakat, di tempat-tempat seperti masjid dan universitas.

Fatah, di sisi lain, tidak lagi melakukan latihan semacam itu, dan lebih mengandalkan penyediaan dukungan finansial untuk mendapatkan pengikut, menurut mereka yang berada di lapangan.

Al-Aqtash mengatakan sekitar setengah dari loyalis Fatah “mendapat keuntungan finansial dari Otoritas Palestina dan mendapatkan imbalan seperti gaji dan jabatan tinggi – bersama dengan keluarga mereka.

“Mata pencaharian mereka terikat dengan keberadaan Otoritas Palestina.”

Banyak yang masih memandang Arafat pimpinan Fatah sebagai pemimpin Palestina. Pada masanya, sebelum penandatanganan Perjanjian Oslo, partai tersebut mendukung perlawanan bersenjata.

“Banyak dari mereka yang mendukung Fatah melakukannya dari sudut pandang emosional – karena slogan dan sejarah gerakan tersebut – tanpa benar-benar memahami apa pandangan gerakan tersebut saat ini,” kata al-Aqtash.

Di sisi lain, Hamas memiliki basis loyalitas yang sangat berbeda, kata aktivis Hazem Abu Helal yang berbasis di Ramallah.

“Hamas memiliki ideologi yang berbeda dan mereka memiliki orang-orang yang bekerja untuk mempromosikan ide-ide mereka, berbeda dengan Fatah yang menggunakan uang untuk mengamankan pengikutnya,” kata Abu Helal kepada Al Jazeera.

“Saat ini kalau ditanya mahasiswa, mayoritas dari mereka yang tidak mengetahui apa ideologi Fatah. Gerakan ini tidak memiliki prinsip yang jelas.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Horor! Siswa Pilot Terpaksa...
Horor! Siswa Pilot Terpaksa Mendarat Sendiri Usai Instrukturnya Tiba-Tiba Lompat Keluar Pesawat
Tersingkir dari Piala...
Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pemain Kolombia Dapat Ancaman Pembunuhan
Rekomendasi
Memperkuat Komunikasi...
Memperkuat Komunikasi Partisipatif Koperasi Untuk Ekonomi Kerakyatan
Rapat Satgas PKH di...
Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak Terlihat
2 Jam Penyisiran, Polisi...
2 Jam Penyisiran, Polisi Belum Ditemukan Bom di SDN Srengseng Sawah 15
Berita Terkini
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved