Arab Saudi Dilaporkan Bekukan Kesepakatan Normalisasi Hubungan dengan Israel

Minggu, 15 Oktober 2023 - 09:59 WIB
loading...
Arab Saudi Dilaporkan...
Arab Saudi dilaporkan bekukan kesepakatan normalisasi hubungan dengan Isral. Foto/Ilustrasi
A A A
RIYADH - Dua sumber mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa Arab Saudi telah menghentikan rencana normalisasi hubungan dengan Israel yang didukung Amerika Serikat (AS). Ini menandakan adanya pemikiran ulang yang cepat mengenai prioritas kebijakan luar negeri Saudi ketika perang antara Israel dan Hamas meningkat.

Konflik tersebut juga mendorong Arab Saudi berhubungan dengan Iran. Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menerima panggilan telepon pertamanya dari Presiden Iran Ebrahim Raisi ketika Riyadh mencoba mencegah peningkatan kekerasan yang lebih luas di wilayah tersebut.

Kedua sumber tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa akan ada penundaan dalam pembicaraan normalisasi dengan Israel yang didukung AS, yang merupakan langkah penting bagi kerajaan tersebut untuk mengamankan apa yang dianggap Riyadh sebagai imbalan nyata dari pakta pertahanan AS.

Hingga Hamas yang didukung Iran memicu perang pada tanggal 7 Oktober dengan melancarkan serangan dahsyat terhadap Israel, baik para pemimpin Israel maupun Arab Saudi mengatakan bahwa mereka terus bergerak menuju kesepakatan yang dapat mengubah Timur Tengah.

"Hingga konflik terbaru ini, Arab Saudi mengindikasikan bahwa mereka tidak akan membiarkan upayanya mencapai pakta pertahanan AS gagal bahkan jika Israel tidak menawarkan konsesi yang signifikan kepada Palestina dalam upaya mereka untuk menjadi negara," kata sumber sebelumnya seperti dikutip dari Al Jazeera, Minggu (15/10/2023).

Namun pendekatan yang mengesampingkan warga Palestina akan berisiko membuat marah masyarakat Arab di wilayah tersebut, karena outlet berita Arab menyiarkan gambar warga Palestina yang tewas dalam serangan udara balasan Israel.

Baca Juga: Arab Saudi Kecam Seruan Israel agar 1 Juta Warga Palestina Tinggalkan Gaza

Sumber pertama yang mengetahui pemikiran Riyadh mengatakan bahwa pembicaraan tidak dapat dilanjutkan untuk saat ini dan masalah konsesi Israel untuk Palestina perlu menjadi prioritas yang lebih besar ketika diskusi dilanjutkan – sebuah komentar yang menunjukkan bahwa Riyadh tidak meninggalkan gagasan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
Pukat UGM: Penetapan...
Pukat UGM: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Bisa Gugur Bila Tanpa Pemeriksaan
Akademi Persib Bandung...
Akademi Persib Bandung dan Putri Garut Berebut Gelar Juara U-18 HYDROPLUS Soccer League All-Stars
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
Berita Terkini
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved