Meta Larang Konten Pro-Hamas

Sabtu, 14 Oktober 2023 - 10:23 WIB
loading...
Meta Larang Konten Pro-Hamas
Meta, raksasa media sosial yang sebelumnya bernama Facebook, melarang konten pro-Hamas ketika perang Israel-Gaza berkecamuk. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Meta, raksasa media sosial yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook, mengatakan pihaknya melarang posting konten yang pro-Hamas. Perusahaan itu juga mengaku telah menghapus ratusan ribu posting terkait perang Israel-Hamas.

Dalam pengumuman hari Jumat (13/10/2023), Meta mengatakan bahwa mereka telah memusnahkan lebih dari 795.000 konten dalam bahasa Ibrani dan Arab selama tiga hari terakhir saja, atau tujuh kali lipat dari jumlah biasanya.

Banyak dari posting-an tersebut melanggar kebijakan "Meta’s Dangerous Organizations and Individuals", yaitu konten yang mendukung atau mengagungkan Hamas, kelompok perlawanan Palestina yang melancarkan serangan mematikan ke Israel akhir pekan lalu.

Baca Juga: 'Mati Lebih Baik daripada Pergi Meninggalkan Gaza'

“Hamas dilarang dari platform kami, dan kami menghapus pujian dan dukungan substantif terhadap mereka ketika kami menyadarinya, sambil tetap mengizinkan wacana sosial dan politik—seperti pemberitaan, isu-isu terkait hak asasi manusia, atau diskusi akademis yang netral dan mengecam," kata Meta dalam pengumumannya.

Posting-an yang berisi gambar kekerasan atau grafis, ujaran kebencian, hasutan, atau tindakan kekerasan yang terkoordinasi juga ditarik dari situs Meta. Begitu juga dengan konten apa pun yang dengan jelas mengidentifikasi sandera Israel yang masih ditahan di Gaza.

Beberapa hashtag ditutup seluruhnya karena postingan yang terkait dengan Hamas karena dianggap melanggar aturan.

Pembersihan ini terjadi beberapa hari setelah Komisaris Pasar Internal Uni Eropa Thierry Breton menulis surat kepada CEO Meta Mark Zuckerberg yang memperingatkan potensi hukuman atas penyebaran informasi palsu atau ujaran kebencian di platformnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
5 Alasan Perseteruan...
5 Alasan Perseteruan AS dan Israel, Netanyahu Tak Bisa Dikendalikan
Hamas Sangkal Tudingan...
Hamas Sangkal Tudingan Tolak Serahkan Pemerintahan di Gaza
Gagal Minta Pertanggungjawaban...
Gagal Minta Pertanggungjawaban Israel, Iran Kecam Dewan Keamanan PBB
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon dan Gaza Meski Netanyahu Dimarahi Trump
Balas Dendam, Iran Serang...
Balas Dendam, Iran Serang Kapal Kargo AS-Israel MSC Sariska
2 Pemain Timnas Putri...
2 Pemain Timnas Putri Palestina Diculik Israel, FIFA Tutup Mata
Iran Akan Gelar Acara...
Iran Akan Gelar Acara Pemakaman untuk Mendiang Pemimpin Tertinggi Khamenei di 3 Kota
Melunak, Trump Tiba-Tiba...
Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei
Rekomendasi
Clara Shinta Tegaskan...
Clara Shinta Tegaskan Tak Punya Catatan Kriminal, SKCK Jadi Bukti di Tengah Polemik
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved