Parlemen Iran Bakal Buat Mosi Tandingi Sanksi AS
Minggu, 30 Juli 2017 - 14:20 WIB
Parlemen Iran Bakal Buat Mosi Tandingi Sanksi AS
A
A
A
TEHERAN - Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran menyampaikan garis besar umum sebuah mosi untuk mengimbangi sanksi Amerika Serikat (AS). AS sebelumnya telah menjatuhkan sanksi kepada Negeri Mullah itu atas aktivitasnya meluncurkan rudal balistik.
"Mosi tersebut, jika diratifikasi dalam pertemuan terbuka parlemen, akan melawan tindakan teroris dan sangat berani Amerika Serikat di wilayah ini," bunyi laporan Press TV.
Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, mosi tersebut juga mempertimbangkan langkah-langkah untuk mendukung pasukan bersenjata dan keamanan Iran serta warga Iran yang terpengaruh oleh tindakan AS.
Araqchi, yang hadir dalam pertemuan itu, menggambarkan gerakan tersebut sebagai tindakan yang tepat untuk menanggapi kebijakan bermusuhan dan berbahaya AS.
"Langkah-langkah sanksi AS akan berdampak buruk pada pelaksanaan perjanjian nuklir tengara, yang juga dikenal sebagai JCPOA, yang ditandatangani antara Iran dan enam kekuatan dunia pada bulan Juli 2015," katanya seperti dikutip dari Xinhua, Minggu (30/7/2017).
AS telah menjatuhkan sanksi kepada Iran atas aktivitas rudal balistiknya. AS menyebut tindakan Iran tersebut sebagai tindakan provokasi, termasuk peluncuran rudal baru-baru ini, kata Departemen Keuangan AS.
Dalam pernyataannya, AS mengatakan bahwa Iran telah meluncurkan sebuah roket luar angkasa yang menggunakan teknologi rudal balistik antar benua. Langkah ini dianggap sebagai sebuah ancaman.
"Mosi tersebut, jika diratifikasi dalam pertemuan terbuka parlemen, akan melawan tindakan teroris dan sangat berani Amerika Serikat di wilayah ini," bunyi laporan Press TV.
Menurut Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, mosi tersebut juga mempertimbangkan langkah-langkah untuk mendukung pasukan bersenjata dan keamanan Iran serta warga Iran yang terpengaruh oleh tindakan AS.
Araqchi, yang hadir dalam pertemuan itu, menggambarkan gerakan tersebut sebagai tindakan yang tepat untuk menanggapi kebijakan bermusuhan dan berbahaya AS.
"Langkah-langkah sanksi AS akan berdampak buruk pada pelaksanaan perjanjian nuklir tengara, yang juga dikenal sebagai JCPOA, yang ditandatangani antara Iran dan enam kekuatan dunia pada bulan Juli 2015," katanya seperti dikutip dari Xinhua, Minggu (30/7/2017).
AS telah menjatuhkan sanksi kepada Iran atas aktivitas rudal balistiknya. AS menyebut tindakan Iran tersebut sebagai tindakan provokasi, termasuk peluncuran rudal baru-baru ini, kata Departemen Keuangan AS.
Dalam pernyataannya, AS mengatakan bahwa Iran telah meluncurkan sebuah roket luar angkasa yang menggunakan teknologi rudal balistik antar benua. Langkah ini dianggap sebagai sebuah ancaman.
(ian)