Ukraina Makin Merana! AS Alihkan Bantuan dan Pendanaan ke Israel

Rabu, 11 Oktober 2023 - 04:05 WIB
loading...
A A A
"Dan saya pikir rakyat Amerika melihat bahwa Ukraina tidak mampu mengerahkan serangan balasan dan miliaran dolar telah dikeluarkan dan tidak ada hasil yang bisa ditunjukkan. Jadi, negara-negara Eropa juga berpikiran sama," ungkap Maloof.

Maloof mengungkapkan saat mendekati musim dingin yang menjanjikan akan terjadi jauh lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, negara-negara Eropa akan lebih memperhatikan kebutuhan mereka yang sangat penting untuk bertahan hidup. "Jadi saya pikir dalam hal pendanaan AS, pertama-tama, tidak ada yang akan terlewatkan. karena kita tidak bisa mendapatkan ketua DPR dan DPR tidak bisa mengambil tindakan apa pun kecuali dan sampai DPR memiliki ketua DPR yang tetap," katanya.

Tidak jelas seberapa besar paket bantuan Israel. Namun, menurut Maloof, lobi Israel di DC tampaknya jauh lebih kuat dibandingkan lobi Ukraina. Sebelum perang Israel-Hamas, pemerintahan Biden sedang mempertimbangkan untuk mencari paket senilai USD100 miliar untuk Ukraina.

"Namun, beberapa anggota Kaukus Kebebasan dari Partai Republik telah mengisyaratkan bahwa mereka menentang penggabungan bantuan Israel dan Ukraina dalam satu undang-undang. Saya tidak akan memilih untuk mendanai Ukraina,” kata anggota Partai Republik Marjorie Taylor Greene dari Georgia kepada pers AS.

Sebelumnya, koordinator Komunikasi Strategis Dewan Keamanan Nasional, John Kirby, mengatakan AS sangat mampu mendukung Ukraina dan Israel. Meskipun para pejabat pemerintahan Biden dengan berani menyatakan bahwa Washington dapat mendanai keduanya, namun kenyataannya tidak demikian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Erdogan: Israel Makin...
Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam
Rekomendasi
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Berita Terkini
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved