Serangan Hamas Adalah Situasi Keamanan Terburuk di Israel Sejak 1973

Selasa, 10 Oktober 2023 - 14:44 WIB
loading...
Serangan Hamas Adalah...
Serangan mendadak Hamas ke Israel adalah situasi keamanan terburuk di negara Zionis itu sejak perang Yom Kippur tahun 1973. Foto/Ilustrasi
A A A
TEL AVIV - Serangan besar-besaran yang dilancarkan Hamas ke Israel yang memicu pertikaian berdarah antara kelompok militan dan pasukan Israel adalah situasi keamanan terburuk yang pernah dihadapinegara Zionis itu sejak perang Yom Kippur tahun 1973. Hal itu diungkapkan seorang pakar urusan Israel kepada Al Arabiya.

Meningkatnya ketegangan di Israel dimulai pada hari Sabtu ketika Hamas melancarkan serangan mendadak yang tidak terduga dan belum pernah terjadi sebelumnya. Didukung oleh rentetan roket, militan Hamas menerobos blokade dari Jalur Gaza ke kota-kota Israel yang berdekatan. Serangan mendadak ini mengakibatkan banyak korban jiwa dan penculikan – lebih dari 1.600 orang tewas dan ribuan lainnya terluka.

Sebagai tanggapannya, Israel melancarkan serangan udara terhadap sasaran-sasaran di Gaza dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan keadaan perang dengan Hamas. Ia juga bersumpah untuk memberikan dampak yang tidak ada bandingannya terhadap kelompok militan tersebut.

Serangan brutal yang dilakukan Hamas belum pernah terjadi sebelumnya dan berbeda dari serangan sebelumnya di Gaza, juga dalam hal jumlah korban jiwa dan tawanan.

Baca Juga: Operasi Badai Al-Aqsa Meluas, Brigade Al-Quds Serang Tentara Israel di Perbatasan Lebanon

"Ini adalah situasi keamanan terburuk yang dihadapi Israel sejak Perang Yom Kippur tahun 1973, dan jumlah korban terbanyak dalam satu hari,” ujar peneliti senior Urusan Israel di Institut Timur Tengah, Nimrod Goren, seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (10/10/2023).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved