Ketika Barat Berstandar Ganda dalam Sikapi Palestina dan Ukraina

Selasa, 10 Oktober 2023 - 08:01 WIB
loading...
A A A
Banyak pengguna internet mengatakan diplomat dan media Barat sering menunjukkan solidaritas terhadap warga Ukraina yang membela tanah air mereka, namun menyebut warga Palestina yang berperang melawan Israel sebagai “teroris”.

Sebuah ilustrasi yang sering beredar di media sosial menggambarkan wajah seorang perempuan, dengan satu mata tertutup di samping bendera Palestina dan mata lainnya terbuka di samping bendera Ukraina, melambangkan dugaan standar ganda dalam cara pandang kedua konflik tersebut di Barat.

Klip dari wawancara CNN dengan Mustafa Barghouti, Sekretaris Jenderal Inisiatif Nasional Palestina, juga muncul di media sosial. Dalam wawancara tersebut, dia secara retoris mempertanyakan mengapa Amerika Serikat mendukung Ukraina dalam memerangi pendudukan, namun mendukung penjajah dalam konteks Palestina, di mana pendudukan terus berlanjut.

Tuduhan terhadap negara-negara Barat yang menunjukkan standar ganda dalam pendekatan mereka terhadap perang Ukraina bukanlah hal baru.

Awal tahun ini, Amnesty International merilis sebuah laporan yang menekankan apa yang mereka gambarkan sebagai “standar ganda” Barat mengenai hak asasi manusia global.

Agnes Callamard, Sekretaris Jenderal Amnesty International, mengatakan kepada Al Jazeera pada saat itu bahwa pendudukan Palestina adalah “pendudukan yang sangat penting”.

“Tanpa membuat perbandingan apa pun antara agresi Rusia dan Israel...jelas bahwa rakyat Palestina berada di bawah rezim penindasan. Sebuah rezim pendudukan dan rezim apartheid,” kata Callamard kepada Al Jazeera.

Dalam tiga hari terakhir, pengguna X telah meninjau kembali pernyataan sebelumnya yang menyebutkan apa yang mereka anggap sebagai kemunafikan Barat. Mereka membagikan video pada bulan Maret 2022 yang menampilkan anggota parlemen Irlandia Richard Boyd Barrett, yang mengkritik keras standar ganda pemerintah Irlandia dalam pendekatannya terhadap masalah Ukraina dan Palestina.

“Anda senang menggunakan bahasa yang paling kuat dan kuat untuk menggambarkan kejahatan terhadap kemanusiaan [Presiden Rusia] Vladimir Putin, namun Anda tidak akan menggunakan kekuatan bahasa yang sama ketika menggambarkan perlakuan Israel terhadap Palestina," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
Kuwait Tegaskan Tak...
Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran
Rekomendasi
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Argentina Gusur Spanyol...
Argentina Gusur Spanyol di Puncak Ranking FIFA, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Berita Terkini
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved