Penampakan Hamas Masuki Kota-Kota Israel, Seret Mayat-mayat Tentara Zionis
Minggu, 08 Oktober 2023 - 01:01 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu video, yang diambil oleh seorang warga di Sderot, menunjukkan para milisi Hamas menembaki mobil sipil yang lewat di jalan. Warga tersebut merekam video tersebut dari teras rumahnya dan terlihat buru-buru berlindung saat seorang pria bersenjata melihat ke arahnya.
"Benar-benar nyata! Rekaman teroris Hamas Palestina yang menyusup ke Israel dari Gaza, menembaki warga di Sderot dari sebuah SUV," tulis pengacara hak asasi manusia (HAM) Arsen Ostrovsky, dengan nama akun @Ostrov_A, di media sosial X saat membagikan rekaman video aksi milisi Hamas, seperti dikutip NDTV, Minggu (8/10/2023).
Beberapa video di media sosial, yang dilaporkan berasal dari warga Gaza, juga menunjukkan kelompok menyeret jenazah beberapa tentara Israel ke jalan-jalan untuk merayakannya.
Kekerasan tersebut pecah sehari setelah Hamas, yang menguasai Gaza, mengatakan: “Rakyat harus menarik garis untuk mengakhiri pendudukan”, dan menambahkan bahwa Israel terus melakukan kejahatan di tanah Palestina, dan khususnya di situs suci Al-Aqsa.
Dalam pidato yang direkam sebelumnya, pemimpin sayap militer Hamas; Brigade Izz ad-Din al-Qassam, Mohammed Deif mengatakan: “Kami telah memutuskan untuk mengakhiri semua ini, dengan bantuan Tuhan, sehingga musuh memahami bahwa masa kecerobohan tanpa akuntabilitas telah berakhir. Kami nyatakan Operasi Badai al-Aqsa, dan serangan pertama telah melampaui 5.000 rudal dan peluru dalam 20 menit pertama."
"Benar-benar nyata! Rekaman teroris Hamas Palestina yang menyusup ke Israel dari Gaza, menembaki warga di Sderot dari sebuah SUV," tulis pengacara hak asasi manusia (HAM) Arsen Ostrovsky, dengan nama akun @Ostrov_A, di media sosial X saat membagikan rekaman video aksi milisi Hamas, seperti dikutip NDTV, Minggu (8/10/2023).
Beberapa video di media sosial, yang dilaporkan berasal dari warga Gaza, juga menunjukkan kelompok menyeret jenazah beberapa tentara Israel ke jalan-jalan untuk merayakannya.
Kekerasan tersebut pecah sehari setelah Hamas, yang menguasai Gaza, mengatakan: “Rakyat harus menarik garis untuk mengakhiri pendudukan”, dan menambahkan bahwa Israel terus melakukan kejahatan di tanah Palestina, dan khususnya di situs suci Al-Aqsa.
Dalam pidato yang direkam sebelumnya, pemimpin sayap militer Hamas; Brigade Izz ad-Din al-Qassam, Mohammed Deif mengatakan: “Kami telah memutuskan untuk mengakhiri semua ini, dengan bantuan Tuhan, sehingga musuh memahami bahwa masa kecerobohan tanpa akuntabilitas telah berakhir. Kami nyatakan Operasi Badai al-Aqsa, dan serangan pertama telah melampaui 5.000 rudal dan peluru dalam 20 menit pertama."
(mas)
Lihat Juga :