Gedung Putih Akui Kesulitan Danai Ukraina, Rusia Berpeluang Menang Perang?

Jum'at, 06 Oktober 2023 - 01:11 WIB
loading...
Gedung Putih Akui Kesulitan...
Pasukan Rusia berpeluang besar menang dalam perang di Ukraina. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Para pejabat senior Gedung Putih secara pribadi telah mengakui bahwa hanya tinggal beberapa minggu lagi sebelum penghentian pendanaan AS ke Ukraina akan mengakibatkan masalah medan perang yang serius bagi pasukan Kiev.

CNN melaporkan berdasarkan sumber-sumber di pemerintahan Presiden Joe Biden.

Laporan ini muncul setelah Kongres AS pekan lalu menghapuskan dana apa pun untuk Ukraina dalam rancangan undang-undang belanja pemerintah sementara selama 45 hari menyusul penolakan dari para senator Partai Republik.

Para legislator sekarang mempunyai waktu hingga 17 November untuk menyetujui rancangan undang-undang pendanaan jangka panjang, dan semakin banyak anggota Partai Republik yang bersikeras untuk tidak mengirimkan lagi dolar pembayar pajak AS ke Kiev.

Para pejabat tinggi AS terus meminta Kongres untuk segera menyetujui dana tambahan untuk upaya perang Ukraina dan berulang kali memperingatkan tentang bahaya penghentian dukungan keuangan untuk Kiev.

Meskipun para pejabat publik mengatakan bahwa mereka yakin mayoritas warga Amerika mendukung bantuan berkelanjutan untuk Ukraina, CNN melaporkan bahwa secara pribadi mereka khawatir bahwa Kongres pada akhirnya akan gagal memasukkan dana tambahan untuk Kiev ke dalam anggaran belanja pemerintah.

Selain itu, setelah Kevin McCarthy dari Partai Republik dicopot dari jabatannya sebagai ketua DPR minggu ini, kebutuhan untuk memilih penggantinya dapat berarti bahwa prospek untuk paket bantuan baru dalam waktu dekat tampak kecil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved