4 Kehebatan Senjata Nuklir Taktis, Salah Satunya Memiliki Daya Ledak Radioaktif yang Mematikan
Kamis, 05 Oktober 2023 - 04:50 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Vladimir Putin, yang menguasai pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di dunia, telah berulang kali memperingatkan negara-negara Barat bahwa serangan apa pun terhadap Rusia dapat memicu respons nuklir.
Presiden AS Joe Biden mengatakan ia ragu Putin akan menggunakan senjata nuklir, dan para analis mengatakan senjata taktis dapat membatasi penggunaan militer di medan perang yang luas dan tersebar di Ukraina.
Sebelumnya Biden mencatat bahwa penggunaan senjata nuklir kecil sekalipun bisa menjadi tidak terkendali.
“Saya kira tidak ada yang namanya kemampuan untuk dengan mudah (menggunakan) senjata nuklir taktis dan tidak berakhir dengan Armageddon,” ujarnya.
Sementara itu, upaya Korea Utara untuk mendapatkan senjata dapat mewakili perubahan berbahaya dalam cara Korea Utara mengerahkan dan berencana menggunakan senjata nuklir, kata para analis.
Hal ini juga memicu perdebatan baru di Korea Selatan mengenai pengerahan kembali senjata nuklir taktis Amerika, yang ditarik dari semenanjung tersebut pada tahun 1990an, atau pengembangan program nuklirnya sendiri.
Korea Utara mengatakan senjata nuklirnya adalah untuk pertahanan diri.
Presiden AS Joe Biden mengatakan ia ragu Putin akan menggunakan senjata nuklir, dan para analis mengatakan senjata taktis dapat membatasi penggunaan militer di medan perang yang luas dan tersebar di Ukraina.
Sebelumnya Biden mencatat bahwa penggunaan senjata nuklir kecil sekalipun bisa menjadi tidak terkendali.
“Saya kira tidak ada yang namanya kemampuan untuk dengan mudah (menggunakan) senjata nuklir taktis dan tidak berakhir dengan Armageddon,” ujarnya.
Sementara itu, upaya Korea Utara untuk mendapatkan senjata dapat mewakili perubahan berbahaya dalam cara Korea Utara mengerahkan dan berencana menggunakan senjata nuklir, kata para analis.
Hal ini juga memicu perdebatan baru di Korea Selatan mengenai pengerahan kembali senjata nuklir taktis Amerika, yang ditarik dari semenanjung tersebut pada tahun 1990an, atau pengembangan program nuklirnya sendiri.
Korea Utara mengatakan senjata nuklirnya adalah untuk pertahanan diri.
(ahm)
Lihat Juga :