WHO: Tidak Akan Ada 'Peluru Perak' untuk Kalahkan Covid-19

Selasa, 04 Agustus 2020 - 03:21 WIB
loading...
WHO: Tidak Akan Ada...
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mendesak semua negara untuk secara ketat menegakkan langkah-langkah kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak sosial, mencuci tangan, dan pengujian. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan, meskipun ada harapan kuat untuk vaksin, mungkin tidak akan pernah ada "peluru perak" untuk Covid-19 . WHO juga mengatakan bahwa jalan menuju normalitas akan lama.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dan ketua kedaruratan WHO, Mike Ryan mendesak semua negara untuk secara ketat menegakkan langkah-langkah kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak sosial, mencuci tangan, dan pengujian.

( Baca juga: WHO Berharap Negara Buat Kebijakan Jangka Panjang Hadapi Covid-19 )

"Pesan kepada orang-orang dan pemerintah jelas, yakni lakukan itu semua," ucap Tedros. Dia mengatakan bahwa masker wajah harus menjadi simbol solidaritas di seluruh dunia dalam melawan Covid-19.

"Sejumlah vaksin sekarang dalam uji klinis fase tiga dan kami semua berharap memiliki sejumlah vaksin efektif yang dapat membantu mencegah orang dari infeksi. Namun, saat ini tidak ada peluru perak dan mungkin tidak akan pernah ada," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Selasa (4/8/2020).

( Baca juga: Punya Labkesda PCR, Kapasitas Testing Covid-19 DKI Empat Kali Lipat dari Standar WHO )

Sementara itu, Ryan mengatakan negara-negara dengan tingkat penularan yang tinggi, termasuk Brazil dan India, perlu bersiap untuk pertempuran besar. "Jalan keluarnya panjang dan membutuhkan komitmen yang berkelanjutan," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Israel Larang Wartawan...
Israel Larang Wartawan Rilis Video Rudal Iran Seliweran di Langit
Rekomendasi
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Video Persalinan Amanda...
Video Persalinan Amanda Manopo dan Baby Zac Viral, Ucapan soal Anak Kedua Curi Perhatian
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Berita Terkini
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
4 Fakta Serangan Iran...
4 Fakta Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania
Israel Serang Kota di...
Israel Serang Kota di Lebanon yang Namanya Disebut dalam Alkitab
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Infografis
Jerman akan Gelar Latihan...
Jerman akan Gelar Latihan Militer untuk Hadapi Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved