Berniat Normalisasi Hubungan dengan Israel, Khamenei Peringatkan Arab Saudi
Rabu, 04 Oktober 2023 - 01:38 WIB
loading...
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah memperingatkan Arab Saudi agar tidak melakukan normalisasi hubungan dengan Israel. Foto/Reuters
A
A
A
TEHERAN - Pemimpin Spiritual Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah memperingatkan Arab Saudi agar tidak melakukan normalisasi hubungan dengan Israel, dan memperkirakan bahwa negara Yahudi pada akhirnya akan “dibasmi.”
“Sikap definitif Republik Islam adalah bahwa pemerintah yang mempertaruhkan normalisasi dengan rezim Zionis akan kalah,” kata Khamenei.
“Seperti yang dikatakan orang-orang Eropa, mereka bertaruh pada pihak yang kalah,” lanjut Khamenei seperti dikutip dari RT, Rabu (4/10/2023).
Khamenei menyebut Israel sebagai “kanker” yang “Insya Allah akan diberantas oleh tangan rakyat Palestina dan kekuatan perlawanan di seluruh wilayah.”
Peringatan Khamenei ini seolah menegaskan penentangan normalisai Arab Saudi-Israel yang disuarakan oleh Presiden Iran Ebrahim Raisi.Berbicara pada konferensi ulama Islam pada hari Minggu, Raisi mengecam gagasan pemulihan hubungan antara Israel dan dunia Muslim.
Baca Juga: Pakar: Jika Arab Saudi Bersenjata Nuklir, Efeknya Domino Termasuk pada Iran dan Israel
“Sikap definitif Republik Islam adalah bahwa pemerintah yang mempertaruhkan normalisasi dengan rezim Zionis akan kalah,” kata Khamenei.
“Seperti yang dikatakan orang-orang Eropa, mereka bertaruh pada pihak yang kalah,” lanjut Khamenei seperti dikutip dari RT, Rabu (4/10/2023).
Khamenei menyebut Israel sebagai “kanker” yang “Insya Allah akan diberantas oleh tangan rakyat Palestina dan kekuatan perlawanan di seluruh wilayah.”
Peringatan Khamenei ini seolah menegaskan penentangan normalisai Arab Saudi-Israel yang disuarakan oleh Presiden Iran Ebrahim Raisi.Berbicara pada konferensi ulama Islam pada hari Minggu, Raisi mengecam gagasan pemulihan hubungan antara Israel dan dunia Muslim.
Baca Juga: Pakar: Jika Arab Saudi Bersenjata Nuklir, Efeknya Domino Termasuk pada Iran dan Israel
Lihat Juga :