RI Dorong Sinergi dan Kolaborasi di ASEAN untuk Tangani Covid-19
Selasa, 14 April 2020 - 16:27 WIB
loading...
Hal itu disampaikan Presiden Indonesia, Joko Widodo saat mengikuti KTT ASEAN Khusus Tentang Covid-19 yang dilakukan secara virtual. Foto/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Indonesia mendorong negara-negara ASEAN untuk bersatu, bersinergi, dan berkolaborasi untuk melawan pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Presiden Indonesia, Joko Widodo saat mengikuti KTT ASEAN Khusus Tentang Covid-19 yang dilakukan secara virtual.
“Kita tidak punya pilihan, kecuali menang melawan virus ini. Bersatu, bersinergi dan berkolaborasi adalah jawabannya," ucap Jokowi, seperti dikutip Sindonews dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Selasa (14/4/2020).
Pandemi Covid-19, menurut Jokowi, telah menjadi musuh bersama yang memukul ekonomi dunia. Demikian pula terhadap ekonomi Kawasan ASEAN yang diprediksi hanya akan tumbuh sekitar satu persen di tahun ini. Oleh karenanya, Jokowi menyampaikan empat pandangannya terkait penanganan Covid-19.
“Pertama, kita harus memutus mata rantai penyebaran virus di masing-masing negara kita, dan di kawasan ASEAN. Selain itu, kita juga harus memutus resiko penyebaran virus melewati perbatasan,” ucapnya.
Untuk itu, Jokowi mengusulkan kepada ASEAN agar dapat menyusun sebuah protokol untuk merespons adanya pandemi di perbatasan melalui joint contract tracing and outbreak investigation. Karena dengan pengawasan ketat di perbatasan, jelasnya, maka akan memutus rantai penyebaran di kawasan.
“Kita tidak punya pilihan, kecuali menang melawan virus ini. Bersatu, bersinergi dan berkolaborasi adalah jawabannya," ucap Jokowi, seperti dikutip Sindonews dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia pada Selasa (14/4/2020).
Pandemi Covid-19, menurut Jokowi, telah menjadi musuh bersama yang memukul ekonomi dunia. Demikian pula terhadap ekonomi Kawasan ASEAN yang diprediksi hanya akan tumbuh sekitar satu persen di tahun ini. Oleh karenanya, Jokowi menyampaikan empat pandangannya terkait penanganan Covid-19.
“Pertama, kita harus memutus mata rantai penyebaran virus di masing-masing negara kita, dan di kawasan ASEAN. Selain itu, kita juga harus memutus resiko penyebaran virus melewati perbatasan,” ucapnya.
Untuk itu, Jokowi mengusulkan kepada ASEAN agar dapat menyusun sebuah protokol untuk merespons adanya pandemi di perbatasan melalui joint contract tracing and outbreak investigation. Karena dengan pengawasan ketat di perbatasan, jelasnya, maka akan memutus rantai penyebaran di kawasan.
Lihat Juga :