Ribuan Tentara Ukraina Menyerah melalui Hotline Radio Rusia

Sabtu, 30 September 2023 - 19:51 WIB
loading...
Ribuan Tentara Ukraina...
Ribuan tentara Ukraina menyerahkan diri kepada Rusia. Foto/Sputnik
A A A
MOSKOW - Di tengah kegagalan serangan balasan Kiev, yang tidak menunjukkan kemajuan sejak dimulai pada awal Juni, semakin banyak tentara Ukraina yang memilih menyerah dengan mengibarkan bendera putih.

Clayton Morris, seorang jurnalis Amerika, mengungkapkan keheranannya atas serangkaian video yang memperlihatkan penyerahan diri secara signifikan prajurit angkatan bersenjata Ukraina (UAF). Penyerahan ini terlihat bahkan melalui pemanfaatan frekuensi radio Rusia yang baru didirikan.

"Ini luar biasa. Ini adalah berita yang media Barat tidak ingin Anda lihat,” kata Morris di saluran YouTube-nya, merujuk pada “puluhan ribu tentara Ukraina yang meletakkan senjata dan menyerah kepada pasukan Rusia.”

Menurut sumber terpercaya, baru-baru ini terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah tentara Ukraina yang menggunakan frekuensi radio khusus untuk mengomunikasikan kesediaan mereka untuk melucuti senjatanya. Pengungkapan ini muncul setelah pernyataan individu tersebut diberitakan oleh media Rusia. Frekuensi tersebut diatur oleh pasukan Rusia pada pertengahan musim panas.

Baca Juga: Putin Berjanji Membangun Kembali Wilayah yang Dikuasai Rusia di Ukraina

“Sekarang lebih dari 10,000 prajurit Ukraina telah memilih hidup dan menggunakan 149.200 frekuensi 'Volga' untuk menyerah. Para tawanan diberi makan dengan baik dan diberikan semua perawatan medis yang diperlukan,” kata sumber tersebut, dilansir Sputnik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved