Cegah Penggunaan Obat Terlarang, Pasukan Khusus AS Akan Jalani Tes Narkoba

Sabtu, 30 September 2023 - 16:11 WIB
loading...
A A A
Penggunaan steroid dan obat-obatan peningkat kinerja lainnya merupakan masalah yang terbatas namun terus-menerus terjadi di militer AS, namun para pemimpin angkatan bersenjata menolak peningkatan pengujian.

Dinas militer Amerika telah melakukan tes sesekali ketika mereka melihat ada masalah dengan anggota militer individu, namun mereka harus mendapatkan izin khusus dari Pentagon untuk melakukan tes rutin dan acak.

Menurut komando Angkatan Laut, empat unit militer akan dipilih secara acak setiap bulannya, dan 15 persen dari masing-masing unit akan diuji. Jumlahnya akan mencapai 200 pelaut setiap bulannya, dan mereka yang dinyatakan positif akan dikenakan sanksi atau pemecatan.

Faktor pendorong pengumuman tersebut, yang telah dilakukan selama berbulan-bulan, adalah kematian seorang kandidat Navy SEAL awal tahun lalu.

Kyle Mullen, 24, pingsan dan meninggal karena pneumonia akut hanya beberapa jam setelah menyelesaikan tes Minggu Neraka yang melelahkan dari SEAL. Sebuah laporan menyimpulkan bahwa Mullen, dari Manalapan, New Jersey, meninggal “saat menjalankan tugas, bukan karena kesalahannya sendiri”.

Meskipun tes tidak menemukan bukti adanya obat peningkat kinerja dalam sistem tubuhnya, sebuah laporan dari Komando Pendidikan dan Pelatihan Angkatan Laut (NETC) mengatakan bahwa dia tidak diskrining untuk beberapa steroid karena sampel darah dan urin yang diperlukan tidak tersedia, dan banyak botol obat. obat-obatan dan jarum suntik kemudian ditemukan di mobilnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Dibombardir AS, Tentara...
Dibombardir AS, Tentara Iran Tewas di Pelabuhan Jask
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Superkomputer Jagokan...
Superkomputer Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Argentina Bukan Unggulan
Mahfud MD: Pelimpahan...
Mahfud MD: Pelimpahan Penyidikan Kasus Febrie Adriansyah Tidak Ada Dalam KUHAP
Berita Terkini
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved