Israel Gagalkan Rencana Iran Targetkan dan Memata-matai Politisi Senior
Kamis, 28 September 2023 - 00:32 WIB
loading...
A
A
A
Ben-Gvir, yang mengambil inspirasi dari seorang rabi rasis, telah memicu kemarahan di seluruh Timur Tengah karena kebijakan garis kerasnya terhadap Palestina, retorika dan aksi anti-Arab serta seringnya kunjungan publik ke situs paling suci dan paling diperebutkan di Tanah Suci. Kompleks puncak bukit di Yerusalem, yang dihormati oleh orang-orang Yahudi sebagai Bukit Bait Suci dan oleh umat Islam sebagai Tempat Suci, merupakan pusat konflik emosional Israel-Palestina.
Glick adalah pemimpin dalam kampanye yang mendorong peningkatan akses Yahudi dan hak berdoa di kompleks suci Yerusalem, situs paling suci dalam Yudaisme yang merupakan rumah bagi Kuil-kuil kuno dalam Alkitab. Saat ini, kompleks tersebut menampung Masjid al-Aqsa, situs tersuci ketiga dalam Islam. Sejak Israel merebut situs tersebut pada tahun 1967, orang-orang Yahudi diizinkan untuk berkunjung tetapi tidak berdoa di sana. Glick sendiri selamat dari upaya pembunuhan oleh Palestina tahun 2014.
Shin Bet tidak merinci identitas pejabat Iran di Yordania yang diduga mengatur rencana tersebut. Dia tidak ditahan dan tampaknya masih buron.
Namun Shin Bet menuduh tiga pria Palestina di Tepi Barat – yang diidentifikasi sebagai Murad Kamamaja (47), Hassan Mujarimah (34), dan Ziad Shanti (45) – mengumpulkan intelijen dan menyelundupkan senjata ke Israel.
Baca Juga: Iran Pamer Drone Canggih Mohajer yang Mampu Serang Israel
Dinas keamanan juga mengatakan bahwa mereka mendakwa dua warga Palestina di Israel atas keterlibatan mereka dalam plot tersebut. Pernyataan tersebut tidak merinci bagaimana orang-orang tersebut berencana menargetkan Ben-Gvir dan politisi lainnya.
Glick adalah pemimpin dalam kampanye yang mendorong peningkatan akses Yahudi dan hak berdoa di kompleks suci Yerusalem, situs paling suci dalam Yudaisme yang merupakan rumah bagi Kuil-kuil kuno dalam Alkitab. Saat ini, kompleks tersebut menampung Masjid al-Aqsa, situs tersuci ketiga dalam Islam. Sejak Israel merebut situs tersebut pada tahun 1967, orang-orang Yahudi diizinkan untuk berkunjung tetapi tidak berdoa di sana. Glick sendiri selamat dari upaya pembunuhan oleh Palestina tahun 2014.
Shin Bet tidak merinci identitas pejabat Iran di Yordania yang diduga mengatur rencana tersebut. Dia tidak ditahan dan tampaknya masih buron.
Namun Shin Bet menuduh tiga pria Palestina di Tepi Barat – yang diidentifikasi sebagai Murad Kamamaja (47), Hassan Mujarimah (34), dan Ziad Shanti (45) – mengumpulkan intelijen dan menyelundupkan senjata ke Israel.
Baca Juga: Iran Pamer Drone Canggih Mohajer yang Mampu Serang Israel
Dinas keamanan juga mengatakan bahwa mereka mendakwa dua warga Palestina di Israel atas keterlibatan mereka dalam plot tersebut. Pernyataan tersebut tidak merinci bagaimana orang-orang tersebut berencana menargetkan Ben-Gvir dan politisi lainnya.
Lihat Juga :