14 Fakta Luar Biasa Perang Dingin, dari Kondom Jadi Senjata hingga Bom Nuklir di Bulan

Rabu, 27 September 2023 - 20:20 WIB
loading...
A A A
Istilah negara Dunia Ketiga memiliki arti yang berbeda pada masa Perang Dingin. Kata ini digunakan untuk merujuk pada negara-negara yang netral selama perang.

Dunia pertama mengacu pada AS, Eropa, dan sekutunya, sedangkan dunia kedua mengacu pada Uni Soviet dan sekutunya.

Beberapa negara Dunia Ketiga selama perang adalah Austria, Finlandia, Irlandia, Swedia dan Swiss.

Saat ini, istilah tersebut digunakan untuk merujuk pada negara-negara di selatan yang paling terbelakang.

10. Simbol Klasik Perang Dingin

Selama Perang Dingin, Tembok Berlin menghalangi kekuatan Barat untuk mempengaruhi Timur lebih jauh.

Hal ini juga menghentikan aliran migran keluar dari sektor komunis dan akhirnya menjadi gambaran ikonik Perang Dingin di Eropa.

Sepanjang perang, Amerika Serikat mengutuk tembok yang memisahkan keluarga dan membatasi kebebasan bergerak.

11. Jatuhnya Uni Soviet Menyebabkan Perang Berakhir

Pada tanggal 25 Desember 1991, Presiden Mikhail Gorbachev mengundurkan diri dan menyerahkan kekuasaan kepresidenannya termasuk kendali atas kode peluncuran nuklir.

Pada hari yang sama, bendera Soviet diturunkan dari Kremlin dan diganti dengan bendera tiga warna Rusia.

Majelis Tinggi Soviet di Uni Soviet dan Dewan Republik secara resmi membubarkan Uni Soviet.

Peristiwa pembubaran ini membawa pada berakhirnya Revolusi tahun 1989 dan berakhirnya Perang Dingin

12. Periode Perang Dingin yang Paling Berbahaya

Krisis Rudal Kuba disebabkan oleh pesawat mata-mata U-2 Amerika yang secara diam-diam memotret lokasi nuklir yang sedang dibangun oleh Uni Soviet di pulau Kuba.

Itu adalah konfrontasi langsung dan berbahaya antara Amerika Serikat dan Uni Soviet selama Perang Dingin.

Pada puncak Perang Dingin, Uni Soviet diam-diam mulai mengerahkan kekuatan serangan nuklir di Kuba yang berjarak 90 mil dari Amerika Serikat.

Krisis ini berakhir ketika Nikita Khrushchev setuju untuk menghapuskan rudal dari Kuba jika Amerika Serikat berjanji untuk tidak menyerang Kuba dan menghapus rudal dari Turki.

13. Rencana Senjata Nuklir Di Bulan

Proyek A119 juga dikenal sebagai Studi Penerbangan Penelitian Bulan adalah rencana rahasia yang dikembangkan pada tahun 1958 oleh Angkatan Udara Amerika Serikat.

Tujuan utama dari rencana tersebut adalah untuk meledakkan bom nuklir di Bulan. Mereka percaya bahwa ini akan membantu menjawab beberapa misteri astronomi planet dan astrogeologi.

Alasan sebenarnya di balik rencana tersebut adalah Amerika ingin menunjukkan kemampuannya.

Hal ini terjadi karena Uni Soviet telah memimpin perlombaan luar angkasa dan juga sedang mengerjakan proyek serupa.

14. Perjanjian Untuk Menghentikan Perang karena Alien

Selama KTT Jenewa tahun 1985, Presiden Reagan dan Gorbachev mengambil jeda dari negosiasi untuk berjalan-jalan.

Mereka sepakat untuk menghentikan sementara Perang Dingin jika terjadi invasi alien. Perjanjian ini bersifat informal dan tercatat sebagai pembicaraan santai di antara para presiden.

Semua rincian lain tentang apa yang mereka bicarakan dirahasiakan baik dari publik Rusia maupun Amerika.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Fasilitas Gas Qatar, Korban Berjatuhan
Rekomendasi
Tim Kedua Kami adalah...
Tim Kedua Kami adalah Iran, Kisah Solidaritas yang Mengharukan di Piala Dunia 2026
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa Pertanyakan Penahanan: Razman Saja Tak Ditahan
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Berita Terkini
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved