Tujuan S-400 dan Jet Rafale India Hantam Jet Pakistan di Wilayahnya

Senin, 03 Agustus 2020 - 10:03 WIB
loading...
Tujuan S-400 dan Jet...
Ilustrasi sistem pertahanan rudal S-400 buatan Rusia dan jet tempur Rafale buatan Prancis. Foto/Defence News
A A A
NEW DELHI - Mantan Kepala Staf Udara Staf Udara India Marsekal (Purn) BS Dhanoa mengungkap tujuan negaranya memiliki sistem pertahanan rudal S-400 Rusia dan jet tempur Rafale Prancis. Menurutnya, misi utamanya adalah menghantam pesawat jet tempur Pakistan di dalam wilayah negara tersebut, bukan saat memasuki wilayah udara India.

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita PTI hari Minggu (2/8/2020), Dhanoa mengatakan jet Rafale bersama dengan sistem rudal S-400 akan memberi Angkatan Udara India (IAF) keunggulan tempur utama di seluruh wilayah dan bahwa musuh-musuh India akan berpikir dua kali sebelum memulai perang dengan negaranya.

"Tujuan dari sistem rudal S-400 dan Rafale adalah untuk menghantam pesawat Pakistan di dalam ruang udara Pakistan dan bukan ketika mereka masuk ke dalam wilayah India," ujarnya. (Baca: Jet Tempur Rafale Diklaim Lebih Hebat dari J-20 China, Ini Perbandingannya )

"Pakistan tidak akan merespons pada 27 Februari tahun lalu terhadap serangan udara Balakot jika India memiliki jet buatan Prancis saat itu," katanya lagi.

Awal pekan ini, Angkatan Udara India menerima dorongan besar untuk kemampuannya dengan kedatangan batch pertama pesawat tempur Rafale buatan Prancis. Kelima pesawat itu melakukan perjalanan 7.000 km dari Prancis ke anak benua India sebelum mendarat di pangkalan udara IAF di Ambala.

Unggul di Tibet

Berbicara tentang kebuntuan yang sedang berlangsung dengan China di Ladakh timur, Dhanoa mengatakan jet tempur Rafale akan memainkan peran kunci di Tibet karena akan dapat menggunakan medan Tibet untuk keuntungannya, menghancurkan pertahanan udara musuh dan melumpuhkan rudal surface-to-air.

"Melawan China, ada pegunungan Himalaya besar di antara kita yang menciptakan masalah garis pandang yang serius. Anda dapat menempatkan rudal dengan jangkauan 300-400 km di darat di Tibet atau di India. Tetapi itu hanya akan bekerja di dalam (kondisi) saling berhadapan," katanya. (Baca juga: Jadi Lawan Tangguh China, 5 Jet Tempur Rafale Meluncur ke India )

"Rafale telah mendapatkan paket Electronic Warfare (EW) suite (SPECTRA) yang fantastis, senjata yang fantastis dan karenanya mampu melindungi diri mereka secara elektronik selain dapat menggunakan medan untuk keuntungannya," imbuh dia.

Sebelumnya, pakar militer China dan India terlibat perang komentar terkait persaingan antara jet tempur Rafale New Delhi dengan J-20 Beijing.

Menurut pakar New Delhi, Rafale jauh lebih hebat ketimbang J-20 dengan asumsi Beijing sampai saat ini tidak menggunakan jet tempur kebanggaannya itu, melainkan menggunakan Su-35 yang dibeli dari Rusia. Sebaliknya, pakar Beijing mengklaim Rafale India tidak akan memiliki peluang menang ketika berhadapan dengan J-20, yang diklaim China sebagai jet tempur siluman generasi kelima.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved