Berangus Teroris Marawi, Filipina Kirim Lebih Banyak Tentara

Kamis, 01 Juni 2017 - 10:57 WIB
Berangus Teroris Marawi,...
Berangus Teroris Marawi, Filipina Kirim Lebih Banyak Tentara
A A A
MANILA - Militer Filipina mengerahkan lebih banyak tentara ke kota Marawi selatan, yang diserang oleh militan Islam pekan lalu. Tentara telah merebut sekitar 90 persen wilayah Marawi dari kelompok yang bersumpah setia kepada ISIS itu.

Pihak militer mengatakan pertempurang sengit dengan kelompok pemberontak Maute di Marawi masih terjadi dan sejauh ini telah menewaskan 130 orang.

Juru bicara Komite Manajemen Krisis Provinsi Zia Alonto Adiong mengatakan kepada wartawan bahwa sekitar 34 warga diselamatkan oleh tentara setelah mendapat lebih banyak pemberontak. Dia memperkirakan lebih dari 2.000 orang masih terjebak di dalam kota seperti dikutip dari Euronews, Kamis (1/6/2017).

Kekerasan meletus di Marawi pada 23 Mei lalu setelah tentara melancarkan serangan untuk menangkap pemimpin militan Isnilon Hapilon. Hapilon telah ditunjuk sebagai pemimpin cabang negara Asia Tenggara.

Tapi misi tersebut menjadi kacau dan Hapilon berhasil lolos dengan pejuang yang setia kepadanya mengejutkan kekuatan pemerintah dengan senjata mereka. Mereka melakukan perlawanan dan menguasai kota Marawi selatan.

Sebagai tanggapan Presiden Rodrigo Duterte mengumumkan darurat militer di wilayah tersebut. Duterte khawatir ekstremisme dapat menyebar lebih jauh ke seluruh penjuru selatan negara itu.

Lebih jauh, Duterte mengajak milisi Moro dan pemberontak Maois untuk bergabung memberangus kelompok ISIS dari Filipina. Duterte bahkan siap membayar dan memberikan rumah jika mereka bersedia bergabung untuk mengalahkan musuh bersama yaitu kelompok Maute.

Baca juga:
Duterte Ajak Separatis dan Pemberontak Maois Bergabung Perangi ISIS
(ian)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Perang Meluas, Ukraina...
Perang Meluas, Ukraina Serang Kapal Perang Rusia dan 2 Kapal Kargo Militer Terkait Iran
36 menit yang lalu
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
1 jam yang lalu
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
2 jam yang lalu
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
5 jam yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
6 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved