Buronan Lebih dari 30 Tahun Ini Tertawa Saat Akhirnya Tertangkap

Minggu, 24 September 2023 - 06:53 WIB
loading...
Buronan Lebih dari 30...
Buronan lebih dari 30 tahun ini tampak santai dan tertawa saat akhirnya tertangkap. Foto/Sky News
A A A
WASHINGTON - Seorang buronan yang dihukum karena percobaan pembunuhan dan menghindari penangkapan oleh polisi selama lebih dari 30 tahun berhasil ditangkap. Anehnya, ia malah tertawa saat pelariannya dipastikan telah berakhir.

Greg Lawson, yang telah melarikan diri selama 32 tahun, tertawa dan bertanya kepada petugas, "apa kabar?" saat dia diborgol di Huatulco, Meksiko.

Lawson (63) melarikan diri dari Louisiana, Amerika Serikat (AS), tepat sebelum juri memutuskan dia bersalah karena menembak seorang pria bernama Seth Garlington pada tahun 1991 - yang memicu perburuan FBI pada bulan Mei pada tahun yang sama.

Dalam video yang dibagikan FBI News Orleans di X, yang sebelumnya bernama Twitter, Lawson terlihat mengenakan kemeja lengan pendek dan topi kamuflase.



Dengan dikawal petugas polisi, dia menepuk bahu seseorang sambil tertawa, sebelum petugas lain berbalik untuk memborgolnya.

Douglas Williams Jr, agen yang bertanggung jawab di FBI New Orleans, mengatakan penangkapan tersebut tidak akan mungkin terjadi tanpa bantuan pihak berwenang di Meksiko.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada mitra kami dan masyarakat dalam kasus ini, yang tidak pernah putus asa bahwa keadilan dapat ditegakkan bagi korban Lawson,” katanya.

"Tidak ada keraguan bahwa Lawson mungkin masih berada dalam kesulitan jika mitra kami di Meksiko tidak bersedia menangani masalah ini secepat ini," imbuhnya seperti dikutip dari Sky News, Minggu (24/9/2023).

FBI mengatakan mereka selalu mencurigai Lawson bersembunyi di Meksiko, namun sebuah "informasi" yang mereka terima awal bulan ini tampaknya mengkonfirmasi teori mereka.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Trump pada Warga AS:...
Trump pada Warga AS: Revolusi Ekonomi Perlu Pengorbanan
Tarif Trump 10% Sudah...
Tarif Trump 10% Sudah Berlaku di Pelabuhan, Bandara, dan Pabean AS
Tokoh Republik Peringatkan...
Tokoh Republik Peringatkan Pemilu Sela Mandi Darah jika Tarif Trump Rusak Ekonomi AS
Demo Menentang Trump...
Demo Menentang Trump Digelar di Penjuru Dunia, Ada Berlin, Frankfurt, Paris, dan London
Penampakan Demo Besar...
Penampakan Demo Besar di Amerika Serikat Menentang Trump, Diikuti 250.000 Orang
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian, Trump Bisa Tumbang?
Macron bisa Pimpin Perundingan...
Macron bisa Pimpin Perundingan Uni Eropa dengan Rusia
Paus Fransiskus Tampil...
Paus Fransiskus Tampil Perdana di Vatikan Sejak Pulang dari Rumah Sakit
Tragis! Helikopter Ambulans...
Tragis! Helikopter Ambulans Jatuh di Laut, Dokter dan Pasien Tewas
Rekomendasi
Prabowo Bertemu 7 Jurnalis,...
Prabowo Bertemu 7 Jurnalis, Apa yang Dibicarakan?
Pangeran Harry Berencana...
Pangeran Harry Berencana Pulang ke Inggris, Raja Charles III Langsung Ambil Sikap Tegas
Hasil Fulham vs Liverpool:...
Hasil Fulham vs Liverpool: Comeback Dramatis, Cottagers Bungkam The Reds 3-2
Berita Terkini
Trump pada Warga AS:...
Trump pada Warga AS: Revolusi Ekonomi Perlu Pengorbanan
5 jam yang lalu
Tarif Trump 10% Sudah...
Tarif Trump 10% Sudah Berlaku di Pelabuhan, Bandara, dan Pabean AS
7 jam yang lalu
Tokoh Republik Peringatkan...
Tokoh Republik Peringatkan Pemilu Sela Mandi Darah jika Tarif Trump Rusak Ekonomi AS
8 jam yang lalu
Demo Menentang Trump...
Demo Menentang Trump Digelar di Penjuru Dunia, Ada Berlin, Frankfurt, Paris, dan London
9 jam yang lalu
Penampakan Demo Besar...
Penampakan Demo Besar di Amerika Serikat Menentang Trump, Diikuti 250.000 Orang
10 jam yang lalu
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian, Trump Bisa Tumbang?
11 jam yang lalu
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved