Ahli Bedah Kembali Lakukan Cangkok Jantung Babi ke Pria Sekarat

Sabtu, 23 September 2023 - 08:16 WIB
loading...
A A A
Yang berbeda kali ini: Baru setelah transplantasi tahun lalu para ilmuwan menemukan tanda-tanda virus babi yang bersembunyi di dalam jantung – dan mereka sekarang memiliki tes yang lebih baik untuk mencari virus tersembunyi. Mereka juga membuat beberapa perubahan pengobatan.

Mungkin yang lebih penting, meskipun Faucette menderita gagal jantung stadium akhir dan tidak punya pilihan lain, ia tidak berada dalam kondisi hampir meninggal seperti pasien sebelumnya.

Pada hari Jumat, jantung barunya berfungsi dengan baik tanpa mesin pendukung apa pun, kata rumah sakit.

“Sungguh perasaan yang luar biasa melihat jantung babi ini bekerja pada manusia,” kata Dr. Muhammad Mohiuddin, pakar xenotransplantasi di tim Maryland.

Namun, dia memperingatkan: “Kami tidak ingin memprediksi apa pun. Kami akan menganggap setiap hari sebagai kemenangan dan bergerak maju.”

Jenis “penggunaan penuh kasih” pada satu pasien ini dapat memberikan beberapa informasi tentang cara kerja organ babi tetapi tidak sebanyak pengujian yang lebih formal, kata Karen Maschke, seorang peneliti di Hastings Center yang membantu mengembangkan rekomendasi etika dan kebijakan untuk uji klinis xenotransplant.

"Bahwa FDA mengizinkan kasus kedua ini menunjukkan bahwa badan tersebut belum siap untuk mengizinkan uji klinis jantung babi dimulai,” tambah Mashke.

Jantung babi, yang disediakan oleh Revivicor yang berbasis di Blacksburg, Virginia, memiliki 10 modifikasi genetik – menghilangkan beberapa gen babi dan menambahkan beberapa gen manusia agar lebih dapat diterima oleh sistem kekebalan manusia.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Iran Bantah Mohon ke...
Iran Bantah Mohon ke Trump Hentikan Serangan: Tak Ada Komunikasi Apa pun!
Rekomendasi
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved