Biden dan Netanyahu Berjanji Upayakan Normalisasi Israel-Arab Saudi
Kamis, 21 September 2023 - 00:37 WIB
loading...
Presiden AS Joe Biden mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di sela-sela Sidang Umum PBB ke-78 di New York, Rabu (20/8/2023). Foto/REUTERS/Kevin Lamarque
A
A
A
NEW YORK - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji untuk bekerja sama menuju perjanjian penting guna menjalin hubungan diplomatik antara Israel dan Arab Saudi.
Bertemu untuk pertama kalinya sejak Netanyahu kembali berkuasa pada bulan Desember, kedua pemimpin mengisyaratkan keinginan untuk meredakan ketegangan dalam hubungan mereka, namun Biden juga menjelaskan bahwa ia bertekad untuk membahas perbedaan mereka.
Hal ini termasuk penolakan Biden terhadap rencana perombakan peradilan yang kontroversial dari pemerintahan sayap kanan Netanyahu serta kekhawatirannya mengenai sikap keras Israel terhadap Palestina.
“Saya harap kita bisa menyelesaikan beberapa hal hari ini,” kata Biden pada awal pembicaraan sambil duduk berdampingan dengan Netanyahu di ballroom hotel di New York seperti dikutip dari Reuters, Kamis (21/9/2023).
Alih-alih mengadakan pertemuan di Gedung Putih – tempat yang lebih bergengsi yang disukai Netanyahu – kedua pemimpin tersebut malah mengatur pembicaraan mereka di sela-sela Majelis Umum PBB di New York.
Para pejabat AS memperkirakan perombakan peradilan akan dibahas dalam pembicaraan mereka, dan Biden kemungkinan akan mengulangi seruannya agar Netanyahu mengubah arah, serta upaya untuk melawan program nuklir Iran.
Baca Juga: Putra Mahkota Arab Saudi Kesal dengan Perdana Menteri Israel Netanyahu
Biden menegaskan kembali komitmennya untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir dan juga mengulangi dukungannya terhadap solusi dua negara terhadap konflik Israel-Palestina.
Bertemu untuk pertama kalinya sejak Netanyahu kembali berkuasa pada bulan Desember, kedua pemimpin mengisyaratkan keinginan untuk meredakan ketegangan dalam hubungan mereka, namun Biden juga menjelaskan bahwa ia bertekad untuk membahas perbedaan mereka.
Hal ini termasuk penolakan Biden terhadap rencana perombakan peradilan yang kontroversial dari pemerintahan sayap kanan Netanyahu serta kekhawatirannya mengenai sikap keras Israel terhadap Palestina.
“Saya harap kita bisa menyelesaikan beberapa hal hari ini,” kata Biden pada awal pembicaraan sambil duduk berdampingan dengan Netanyahu di ballroom hotel di New York seperti dikutip dari Reuters, Kamis (21/9/2023).
Alih-alih mengadakan pertemuan di Gedung Putih – tempat yang lebih bergengsi yang disukai Netanyahu – kedua pemimpin tersebut malah mengatur pembicaraan mereka di sela-sela Majelis Umum PBB di New York.
Para pejabat AS memperkirakan perombakan peradilan akan dibahas dalam pembicaraan mereka, dan Biden kemungkinan akan mengulangi seruannya agar Netanyahu mengubah arah, serta upaya untuk melawan program nuklir Iran.
Baca Juga: Putra Mahkota Arab Saudi Kesal dengan Perdana Menteri Israel Netanyahu
Biden menegaskan kembali komitmennya untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir dan juga mengulangi dukungannya terhadap solusi dua negara terhadap konflik Israel-Palestina.
Lihat Juga :